Pakai Kaos Tentara, Janda Ini Sempat Disangka Intel Gadungan

Dibaca: 1927 kali  Rabu,03 Mei 2017 | 01:15:00 WIB

Pakai Kaos Tentara, Janda Ini Sempat Disangka Intel Gadungan
Ket Foto : Tutiani alias Ema saat dimintai keterangannya di Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa malam

SELATPANJANG - Karena memakai kaos loreng tentara dan disangka sebagai intel gadungan, petugas Polres Kepulauan Meranti sempat mengamankan Tutiani alias Ema, Janda 33 tahun, saat berada di Pujasera Dragon Selatpanjang, Selasa malam 2 Mei 2017 pukul 23.00 WIB.

Wanita asal Merbau, warga Jalan Mahmud ujung, Desa Banglas Barat itu dimintai keterangan oleh polisi, beserta saksi R Amin, 35 tahun, warga Jalan Pembangunan I Selatpanjang Kota dan Ulil Amri, 36 tahun, warga Gang Sempaya, Selatpanjang Timur.

Dari interogasi yang dilakukan petugas polisi bersama personel Unit Intel Kodim 0303 Bengkalis, Serka Hanafi di Mapolres Kepulauan Meranti, Ema mengaku mulanya hanya berjalan-jalan ke pujasera itu dan diajak minum bir oleh R Amin dan Ulil Amri.

Namun entah mengapa, pembicaraan diantara mereka yang sedang dalam pengaruh minuman beralkohol menyimpang, hingga salah seorang dari mereka menyebutkan bahwa Ema adalah seorang anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

Informasi itu sampai ke meja Bripka Misbahudin alias Daeng yang sedang berada di tempat hiburan itu. Kecurigaan Bripka Daeng semakin bertambah setelah melihat Ema sedang memakai kaos loreng di balik jaket hitamnya.

Sempat diinterogasi di pujasera itu, Ema kemudian dibawa Bripka Daeng bersama petugas piket Polres ke Mako Polres Kepulauan Meranti untuk dimintai keterangan lebih lanjut, bersama teman minum birnya, R Amin dan Ulil Amri.

Berdasarkan keterangan saksi R Amin dan Ulil Amri kepada petugas piket Polres, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK kepada wartawan menerangkan, bahwa Ema tidak ada mengaku sebagai anggota intel atau BIN dari Mabes.

"Karena tidak terbukti mengaku sebagai anggota intel atau gadungan, yang bersangkutan sudah diantarkan kembali ke rumah keluarganya. Sedangkan kaos tentara yang dipakainya sudah diserahkan kepada Serka Hanafi, personel Unit Intel Kodim 0303 Bengkalis," ungkap Kapolres.

Sementara itu, Serka Hanafi kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih mendalami asal usul kaos tentara yang di pakai oleh Ema. Dari pengakuan Ema, kaos itu didapat dari orang berinisial A yang bekerja di pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com