Halal Bi Halal di Rangsang Pesisir, Bupati Janji Gesa Pembangunan Jalan Poros

Dibaca: 636 kali  Jumat,21 Juli 2017 | 09:42:00 WIB

Halal Bi Halal di Rangsang Pesisir, Bupati Janji Gesa Pembangunan Jalan Poros
Ket Foto : Kunjungan kerja Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kamis 20 Juli 2017

RANGSANG PESISIR - Dalam rangka mempererat tali silaturrahim, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi dan jajaran melakukan Halal Bi Halal bersama masyarakat Rangsang Pesisir. Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rangsang Pesisir, Kamis 20 Juli 2017.

Turut mendampingi Bupati, Kalaksa BPBD M Edy Afrizal, Kadis Parpora Ismail Arsyad, Kadis LHK Irmansyah, Camat Rangsang Pesisir Idris, Kakan Kesbangpol Ahmad Yani, Kapolsek Rangsang Barat, calon investor dan unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan usai memantau jalan Desa di Kecamatan Rangsang Pesisir, mengatakan banyak kemajuan dan peningkatan luar biasa. Untuk itu ia mengucapkan apresiasi kepada seluruh aparatur Kecamatan dan Desa serta masyarakat yang telah mendukung pembangunan di Kecamatan Rangsang Pesisir.

Dikatakan Bupati, dirinya sangat paham semua keinginan masyarakat yang mendambakan Kantor Camat yang bagus, Puskesmas dan gedung pemerintahan lainnya. Saat ini semua itu belum dapat diakomodir bukan karena tidak peduli tetapi karena Kabupaten lebih fokus pada pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat seperti jalan poros, jembatan, listrik serta air bersih. Yang memberikan dampak langsung pada memudahkan akses dan perkembangan ekonomi masyarakat.

"Jika kita bangun gedung Kecamatan maka yang bisa menikmati itu hanya orang yang bekerja di kantor itu, tetapi kalau kita bangun jalan maka semua masyarakat dapat menikmatinya. Jika 5 Miliar saja dana membangun kantor kita alihkan untuk membangun jalan, maka bisa dibangun berpuluh kilometer," jelas Bupati.

Meski begitu, jika APBD Kepulauan Meranti semakin baik di tahun yang akan datang, ditegaskan Bupati, pembangunan gedung pemerintahan di Kecamatan Rangsang Pesisir yang merupakan Kecamatan termuda itu tetap akan menjadi perhatian.

Lebih jauh dijelaskan Bupati, tiap tahun untuk membangun infrastruktur jalan di Kecamatan Rangsang Pesisir, Pemerintah Kabupaten menganggarkan dana belasan miliar. Sejauh ini jalan-jalan di Rangsang Pesisir sudah cukup baik meskipun belum dilakukan pengaspalan hotmix, namun tahun depan Bupati berjanji akan menuntaskannya.

Khusus di tahun 2017 ini, Kabupaten fokus pada pembangunan jalan poros Peranggas dan Kayu Ara agar bisa tembus sehingga memperkecil biaya transportasi. Nantinya akan dilanjutkan lagi menuntaskan jalan dari Desa Sendaur ke Desa Kayu Ara.

"Mari kita sama-sama berdoa semoga apa yang direncanakan ini bisa berjalan dan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat," ucap Bupati.

Dikatakannya, Meranti adalah daerah yang cukup miskin dan Rangsang Pesisir merupakan Kecamatan paling miskin bersaing dengan Pulau Merbau. Untuk itu Pemerintah akan bekerja keras untuk mempercepat Pembangunan infrastruktur agar penduduk miskin di Rangsang Pesisir semakin berkurang.

Untuk menggesa itu semua, jika memungkinkan tahun 2018 dan seterusnya akan diprogramkan pembangunan jalan secara multiyears agar dalam beberapa tahun kedepan semua jalan sampai ke Tanjung Samak dapat selesai dan diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa.

Lanjut Bupati, untuk memajukan Kecamatan ini selain membangun infrastruktur juga perlu investasi, dan saat ini ada beberapa investor yang ingin masuk di Rangsang Pesisir, salah satunya pengusaha yang berasal dari Lampung PT Dipasena yang bergerak di bidang perikanan, budidaya Udang Windu untuk diekspor ke Eropa dan negara tetangga Malaysia, Singapura.

Investor ini, jelasnya, berencana akan membeli lahan masyarakat yang tidak terpakai dan jika itu terwujud tentunya akan banyak membuka lapangan kerja yang otomatis akan mengurangi pengangguran di Rangsang Pesisir.

"Rangsang Pesisir sangat berpotensi untuk pengembangan pertanian dan potensi ini dapat dijadikan wisata pertanian, Desa yang telah memulai yakni Desa Tenggayun Raya dengan membuat kawasan tujuan wisata perkebunan," ungkapnya.

Bupati mengaku sering diundang dalam berbagai seminar dimana pulau Rangsang sering menjadi pembicaraan untuk menjadi kawasan ekonomi terpadu, dimata orang Singapura dan Malaysia daerah ini sangat berpotensi.

Bahkan untuk membicarakan potensi pulau ini Bupati diundang beberapa kali oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia. Dengan potensi yang besar itu Bupati menghimbau masyarakat jangan menjual tanahnya karena seiring perkembangan Rangsang maka harga tanah akan semakin tinggi.

"Ini Pulau masa depan kita jangan sampai ketika Rangsang berkembang masyarakat justru terhalau keluar," ingat Bupati.

Akhir kata untuk menjamin terciptanya kondusifitas, Bupati meminta kerukunan beragama terus dijaga, kepada tokoh masyarakat dan agama agar meningkatkan kegiatan keagamaan menuju masyarakat yang berakhlaqulkarimah.

Camat Rangsang Pesisir Idris Sudin dalam laporannya mengungkapkan, di Kecamatan Rangsang Pesisir akan digelar Pilkades serentak, tepatnya 29 Oktober mendatang di Desa Sendaur, Kedabu Rapat dan Sokop.

Kemudian untuk penambahan daya listrik di Desa Tenggayun, Telesung, Sendaur, Kedabu Rapat dan lainnya, Pemerintah Kecamatan telah menyampaikan proposal dan diharapkan tahun depan dapat direalisasikan. (rls/red)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com