Bantuan Nelayan Harus Jadi Stimulus Peningkatan Ekonomi

Dibaca: 361 kali  Rabu,16 Agustus 2017 | 06:56:00 WIB

Bantuan Nelayan Harus Jadi Stimulus Peningkatan Ekonomi
Ket Foto : Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi menyerahkan bantuan kepada Nelayan

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si melakukan penyerahan 14 Kapal Perikanan untuk masyarakat nelayan Kepulauan Meranti, bertempat di Galangan Kapal Keling, Jalan Perjuangan, Selatpanjang, Rabu 16 Agustus 2017.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Fauzi Hasan, Sekretaris Daerah Yulian Norwis, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Joni Narta, Pabung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Hasan Ibrahim, Kadis Perikanan Syamsuddin dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, selain menyerahkan 14 unit kapal untuk masyarakat Nelayan yang tersebar di semua Kecamatan yang ada. Bupati juga menyerahkan bantuan Alat Tangkap Jaring serta Kartu Nelayan kepada perwakilan Nelayan.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti mengucapkan apresiasi kepada Dinas Perikanan Kepulauan Meranti yang telah mengupayakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 700 Juta rupiah untuk pengadaan 14 Unit Kapal Nelayan bermesin 1 GT.

Menurutnya, Pemerintah Daerah tiap tahun terus menggelontorkan berbagai bantuan kepada masyarakat Nelayan, namun sayangnya tak diiringi dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan Nelayan. Untuk itu bantuan yang diberikan menjadi stimulus agar nelayan dapat bekerja lebih baik.

"Meski bantuan terus kita berikan tapi kenyataannya kesejahteraan Nelayan belum menunjukkan hasil yang menggembirakan, saya harap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi Nelayan untuk bekerja dalam meningkatkan kesejahteraan," ujar Bupati.

Bupati Irwan juga mengingatkan, bantuan yang diberikan hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai dijual. "Alih alih ingin mendapat dana cepat bantuan alat justru dijual," tambahnya.

Bupati berharap, dengan bantuan itu dapat meningkatkan hasil tangkapan ikan secara signifikan selain untuk memenuhi kebutuhan di Kepulauan Meranti juga dapat diekspor ke Batam dan Johor Baru Malaysia.

"Dari informasi yang saya peroleh permintaan ikan dan udang di Batam dan Johor Baru sangat tinggi, dalam tiga hari mereka bisa membeli udang seberat 300 kilogram dan siap menampung berapapun hasil tangkapan Nelayan, saya harap tahun depan jumlah produksi ikan dapat meningkat," ujarnya.

Dengan berbagai bantuan yang diberikan sejak tahun 2010 lalu, mulai dari keramba jaring apung yang mencapai 73 Unit, Kapal dan lainnya jika dioptimalkan akan mampu menghasilkan ribuan Ton.

"Pembeli ikan dari luar daerah telah menunggu, mari tingkatkan hasil produksi ikan dan jika berhasil tentu kehidupan Nelayan bisa meningkat," ujar Bupati dihadapan seluruh Nelayan yang hadir.

Sementara kepada Dinas Perikanan, Bupati meminta dapat melaksanakan program dalam rangka menunjang produksi ikan Nelayan, caranya dengan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Nelayan.

Menurutnya kapal yang tepat untuk nelayan menggunakan mesin dan ukuran yang tak terlalu besar yakni maksimal 1 GT agar tak bernasib sama seperti kapal besar yang sebelumnya dibantu hanya terparkir tanpa manfaat.

Akhir kata, Bupati meminta kepada Nelayan jangan terlalu berharap pada bantuan Pemda, dan jangan ingin selalu dibantu, idealnya yang telah memperoleh bantuan dapat sejahtera dan bisa membantu Nelayan lainnya.

Kepala Dinas Perikanan Syamsuddin menjelaskan, Kelompok Nelayan yang memperoleh bantuan Kapal berasal dari sejumlah Desa di Kepulauan Meranti, diantaranya Kelompok Tani Sejahtera dari Desa Tanjung Pisang, Kelompok Sumber Rezeki Desa Tanjung Gadai, Nelayan Desa Insit, Kelompok Nelayan Sinar Samudera Desa Mengkikip, Kelompok Pinang Sebatang Desa Sungai Tohor dan Kelompok Kuda Laut Desa Tanjung Bunga.

Dalam waktu dekat, lanjut Kepala Dinas, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mendapat 6 unit kapal Nelayan dengan rincian 5 Unit bermesin 5 GT dan 1 Unit 10 GT.

Terkait Program Asuransi Nelayan, jelasnya lagi, telah disalurkan sebanyak 1.229 Asuransi di tahun 2016 dan 1.929 di tahun 2017. Semua itu dalam rangka mensejahterakan kelompok nelayan.

Selain itu, ungkapnya, rencana Balai Benih Desa Gogok sejauh ini pengadaannya sudah dibicarakan ke Kementerian dan direncanakan akan direalisasikan tahun 2018 mendatang.

Pada kesempatan itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi bersama unsur Forkopimda lainnya, berkesempatan mencoba menaiki kapal bantuan Nelayan yang menurut Bupati hasilnya sangat memuaskan. (rls/san)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com