30 Pelaku Usaha Sagu Dapat Pelatihan

Dibaca: 169 kali  Senin,04 Desember 2017 | 11:21:00 WIB

30 Pelaku Usaha Sagu Dapat Pelatihan
Ket Foto : Pejabat Kemenperin RI Jhon Hendri menyampaikan pemaparannya

TEBINGTINGGI TIMUR - Sebanyak 30 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) berbasis sagu di Kecamatan Tebingtinggi Timur, mendapat pelatihan khusus selama empat hari. Pelatihan yang ditaja Ditjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kementerian Perindustrian itu dimulai Senin 4 Desember 2017 di Desa Sungaitohor.

Pembukaan pelatihan dilaksanakan di aula Kantor Camat Tebingtinggi Timur. Hadir pada acara tersebut Pejabat Kemenperin Jhon Hendri dan Syarifuddin, Kadisperindagkop UKM Kepulauan Meranti Azza Faroni, Camat Tunjiarto dan sejumlah Kades.

"Pelatihan ini kami laksanakan di daerah-daerah yang mendapatkan alokasi pembangunan SIKIM (Sentra Industri Kecil dan Industri Mikro)," ungkap Jhon Hendri saat memberikan sambutan.

Untuk wilayah PPI II Sumatera dan Kalimantan, kata Jhon, pelatihan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Lingga, Dharmasraya, Sijunjung, Kota Payakumbuh, Langkat, Tarakan dan Kota Balikpapan.

"Pelatihan ini diberikan kepada pelaku IKM yang akan masuk dalam sentra. Kita harap semua peserta bersungguh-sungguh," pinta dia.

Sementara Azza Faroni yang membuka resmi acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada Kemenperin yang menggelar pelatihan tersebut di Kepulauan Meranti. Menurutnya, pelaku IKM memang sangat membutuhkan berbagai pelatihan dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan.

"Kita sangat berterima kasih atas perhatian Kemenperin terhadap pengembangan IKM di Kepulauan Meranti, khususnya IKM berbasis sagu. Pelatihan ini sangat besar manfaatnya," sebut dia.

Dia pun meminta peserta memanfaatkan pelatihan tersebut sebaik mungkin. Nantinya, usai pelatihan diharapkan semakin banyak olahan dari sagu yang dijual di pasaran.

Sementara itu Camat Tunjiarto menjelaskan, bahwa Kecamatan yang dipimpinnya merupakan penghasil sagu terbesar di Kepulauan Meranti. Namun belum banyak produk hilir sagu yang tersedia.

"Kita memang daerah penghasil sagu terbesar namun belum banyak produk pangan dari sagu yang beredar. Sekarang yang ada baru sagu telor yang diolah IKM Cik Manan," ujarnya.

Pelatihan Proses Bisnis Sagu ini sendiri akan diisi oleh narasumber dari IPB. Para peserta yang sebagian besar ibu-ibu akan dilatih mengkreasikan aneka turunan pangan dari sagu seperti mie sagu kering, bakso sagu dan kerajinan dari limbah sagu. (rls/san)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com