BPBD Riau Kirim Bantuan Pemadaman Karhutla ke Meranti

Dibaca: 239 kali  Rabu,14 Februari 2018 | 01:34:00 WIB

BPBD Riau Kirim Bantuan Pemadaman Karhutla ke Meranti
Ket Foto : BPBD Riau mengirim bantuan peralatan pemadam Karhutla melalui Kapal ke Kabupaten Kepulauan Meranti, kemarin

SELATPANJANG - Sudah hampir sepekan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) belum padam di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau. Untuk memaksimalkan upaya pemadaman, BPBD Riau mengirim helikopter water bombing ke lokasi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengungkapkan, helikopter water bombing (WB) milik Sinarmas dikerahkan untuk membantu upaya tim darat memadamkan api Karhutla di Desa Lukun.

"Ya, hari ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak sinarmas dan kita minta bantuan untuk mengirimkan helikopter WB ke lokasi guna mendukung upaya pemadaman api yang sedang dilakukan tim darat," ujarnya.

Apalagi, kata Edwar, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sudah mendapat informasi mengenai adanya lahan yang terbakar di Desa Lukun, Kepulauan Meranti, dan memerintahkan upaya pemadaman.

"Untuk itu beliau memerintahkan saya mengambil langkah-langkah pemadamannya, baik itu melalui tim darat maupun dengan penyiraman air melalui udara," ungkapnya, saat dikonfirmasi merantionline.com, Rabu 14 Februari 2018.

Kalaksa BPBD Provinsi Riau tersebut juga sangat mengapresiasi kerja keras dari tim satgas Karhutla Kabupaten Kepulauan Meranti, bahkan kemarin BPBD Riau juga telah menambah bantuan pompa dan selang kepada BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal mengaku telah melakukan koordinasi dengan staf BPBD Riau, terkait teknis kegiatan water bombing dengan tim helikopter dari udara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edy mengatakan upaya pemadaman Karhutla di lokasi menghadapi kesulitan, yakni hembusan angin kencang dan kurangnya selang untuk menjangkau lokasi dari sumber air.

"Kendala dilapangan, yakni angin kencang, tanah gambut, kebun sagu dan semak belukar yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan, serta luasnya areal yang terbakar, sehingga sulit dijangkau karena kurangnya selang," jelasnya.

Sampai hari Rabu ini, kata Edy Afrizal, anggota Tim Satgas Karhutla gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur. (san)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com