Pertama di Indonesia, Kulit Sagu Menjadi Pelet

Bupati Optimis Tingkatkan PAD dan Ekonomi Kerakyatan

Dibaca: 1445 kali  Sabtu,15 Juni 2013 | 12:48:00 WIB

Bupati Optimis  Tingkatkan PAD dan Ekonomi Kerakyatan
Ket Foto :

MERANTI  - Selama ini kulit batang sagu yang hanya menjadi limbah atau bagian yang tidak termanfaatkan oleh pihak perusahaan pengolahan sagu ternyata bernilai ekonomis tinggi.

Tak tanggung-tanggung kulit sagu atau yang sering disebut dengan uyung itu kini setelah diproduksi lagi menjadi pelet atau arang briket mampu menjadi salah satu potensi yang hanya satu-satunya diproduksi di Indonesia.

Adalah PT SaraRasa Biomass selaku pihak investor yang melirik uyung yang berada di Kepulauan Meranti sejak tahun 2012 lalu. Melihat uyung hanya menjadi sampah bagi perusahaan pengolahan sagu, baik berskala besar, maupun perusahaan pengolahan milik masyarakat tempatan.

Perusahaan tersebut mengambil tempat di Dusun Tanah Kuning, Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat atau tepatnya di lokasi PT Unisraya.

Peluang itu diambil oleh pihak perusahaan asal Finlandia yang menyatakan niat ingin mengelola kulit sagu menjadi pelet pada tahun tahun 2011 lalu.

Setelah penjajakan dan melakukan komunikasi serta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, tanggapan terbuka langsung disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi.

Bahkan bupati daerah termuda itu langsung merangkul dan membantu penyelesaian segala kepengurusan izin perusahaan asing itu masuk ke Meranti. Bahkan tax holiday langsung diberikan kepada perusahaan tersebut.

Berjalannya waktu hingga dengan segala persiapan, termasuk mendatangkan mesin pengolahan untuk menjadikan kulit sagu menjadi arang briket datang dari Finlandia.

Akhirnya pada Selasa (11/6) dilakukan launching produksi pelet tersebut. Harapan besar produksi satu-satunya di Indonesia itu dapat menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti terbawa-bawa sebagai daerah yang paling terbuka terhadap masuknya berbagai sektor investasi di Indonesia.

‘’Kita akan selalu terbuka terhadap masuknya investasi di Meranti. Karean diyakini bisa membantu kita dalam mengatasi masalah pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat,’’ kata Bupati Irwan dilansir riaupos.co.id.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com