Meranti Menuju Kota Layak Anak

Dibaca: 1460 kali  Kamis,20 Juni 2013 | 12:00:00 WIB

Meranti Menuju Kota Layak Anak
Ket Foto :

SELATPANJANG  – Anak adalah amanah dan titipan yang harus di jaga dan dipelihara. Anak adalah jati diri bangsa yang akan memegang kendali estapet kepemimpinan masa depan. Untuk itu, Anak harus benar-benar diberi bekal pendidikan dan kepribadian dengan nilai-nilai  moral yang tinggi.

Hal ini diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, MSi, dalam acara peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Kepulauan Meranti yang digelar di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Rabu (18/6) .

Selanjutnya Irwan Nasir mengatakan, salah dalam mendidik anak, akan membawa dampak dan pengaruh yang besar bagi perkembangan mental dan moral anak. Dengan demikian, berhasil tidaknya membangun anak yang cerdas, berkarakter dan bermodal akan sangat  tergantung bagaimana orang tua  dan masyarakat dalam mendidik anak.

“Hati-hati dalam mendidik anak. Jangan sampai arus globalisasi merusak kepribadian anak. Untuk itu, damping anak dan berikan pemahanan akan nilai-nilai budaya dan kepribadian yang  luhur. Kalau kita gagal dalam menanamkan nilai-nilai ini, arus globalisasi akan membius anak menjadi pribadi yang mengalami degradasi moral,” ungkap Irwan dilansir haluankepri.com.

Globalisasi yang menawarkan kemajuan tekonologi, lanjut Irwan, menjadikan masyarakat dan anak-anak sangat mudah terpapar dengan berbagai keterbukaan arus informasi. Dengan kemajuan tekhnologi, anak bisa melihat dan memahami berbagai informasi maupun berbagai peristiwa yang terjadi diberbagai belahan dunia dalam waktu yang sangat singkat.

Belum lagi berbagai paket program permainan, hiburan ataupun situs-situs yang tidak sehat, semuanya bisa diakses olah anak-anak melaui dunia maya. Ini menjadikan satu tantangan terberat bagi negara dan masyarakat untuk memproteksi anak-anak dari dampak negative globalisasi.

Di berbagai berita yang terjadi, sering diungkap berbagai kegiatan eksploitasi anak, kejahatan pada anak hingga perubahan prilaku anak. Semua ini merupakan contoh nyata dari dampak  negative globalisasi pada perubahan mental dan moral anak.

Untuk itu, peran orang tua, masayarakat dan pemerintah daereah sangat menentukan sekali, dalam membangun mental dan moral anak.

“Jangan sampai salah dalam mengasah dan mengasuh anak. Pemerintah Daerah terus  berupaya memberikan dan menyiapkan fasilitas untuk kepentingan pendidikan bagi anak-anak. Namun ini semua ti dak akan berarti apa-apa, tanpa ada keterlibatan semua pihak. Untuk itu, pembangunan karekater anak, harus menjadi bagian terpenting dari semua stake holder, keluarga, masyarakat dan pemerintah darah. Dengan semangat hari anak nasional, jadikan momentum ini sebagai titik awal kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita,” beber Irwan.

Menyinggung keinginan masyarakat untuk menjadikan Meranti, khususnya kota Selatpanjang sebagai Kota Layak Anak, merupakan satu keinginan yang luhur. Namun, untuk mewujudkan ini, tidak cukup hanaya dengan kerja keras Pemda dalam menyediakan berbagai infrastruktur pendukung kota layak anak. Tanpa peran serta orang tua, masyarakat dan jajaran lainnya, harapan dan keinginan ini tidak akan terwujud.

“Insya Allah, dengan dukugan dana APBD Pemda siap membangunkan fasilitas infrastruktur kota layak anak. Namun hal yang sangat penting dan harus dijadikan komitmen, keluarga, masyarakat dan lingkungan harus siap untuk bahu-membahu dalam membangun karakter anak. Kalau ini mampu kita galang, kita yakin anak-anak Meranti akan tumbuh dan berkembang dengan baik,” tandas Irwan Nasir.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com