Warga Sayangkan PDAM Telukbelitung tak Berfungsi

Dibaca: 1485 kali  Selasa,19 Maret 2013 | 06:47:00 WIB

Warga Sayangkan PDAM Telukbelitung tak Berfungsi
Ket Foto :

MERBAU–Keberadaan PDAM di Kelurahan Telukbelitung Kecamatan Merbau yang dibangun sejak Tahun 2005 lalu melalui APBD Kabupaten Bengkalis, hingga saat ini tak difungsikan. Warga setempat sangat menyayangkan atas tidak beroperasinya fasilitas penyuplai air bersih bagi kebutuhan sehari-hari.

Seperti yang diungkapkan Ketua Karang Taruna Kecamatan Merbau, Bustami di Selatpanjang belum lama ini, bahwa bangunan PDAM tersebut memang sudah rampung. Namun, hingga kini tidak beroperasi.

“PDAM itu dibangun sejak 2005 lalu. Tetapi, kami tidak tahu persis apa penyebabnya sehingga PDAM itu tidak difungsikan. Padahal, warga sangat membutuhkan air bersih. Apalagi, saat ini musim kemarau, tentunya warga agak kesulitan memperoleh sumber air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap Bustami.

Menurut dia, PDAM yang berlokasi di RW 04 RT 04 Hulu Asam Kelurahan Telukbelitung, jalan S Parman Ujung tersebut pernah di uji coba selama beberapa hari. Setelah itu, hingga saat ini masih menjadi tanda tanya bagi warga. Sedangkan, pipa untuk penyaluran atau distribusi air ke rumah-rumah warga sudah dipasang semuanya.

Selain itu, lanjutnya, kondisi bangunannya sudah memprihatinkan dan dikelilingi semak belukar. Parahnya lagi, pintu dan jendela bangunan PDAM yang dimaksud sudah hilang alias raib entah kemana.

“Kita sangat menyayangkan terbengkalainya PDAM itu. Sebab, keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi saat ini masuk musim kemarau," ungkap Ketua Karang Taruna Kecamatan Merbau, Bustam.

Ketua RT 04 Hulu Asam, Abdul Latif, kepada wartawan juga ikut menyesalkan kondisi PDAM yang sudah dibangun sejak lama tersebut. Padahal, sebutnya, PDAM yang dibangun melalui APBD Bengkalis itu menelan anggaran yang tidak sedikit.

Bahkan, ungkap Ketua RT 04 yang kebetulan rumahnya dekat dengan PDAM tersebut, bangunan itu diduga sebagai tempat anak muda berpacaran. “Kalau malam minggu, kita pantau sering pasangan muda-mudi masuk kesana. Baru-baru ini saya jumpa sejumlah benda-benda bekas pakai orang yang berpacaran. Sangat kita sayangkan, PDAM itu seperti sudah jadi tempat maksiat,” ungkap Abdul Latif yang sehari-harinya akrab disapa Dol.

Untuk itu, diharapkan kepada pihak Satpol PP Kecamatan Merbau untuk dapat melakukan razia secara rutin di seputar lokasi tersebut. Sebab, mereka khawatir lokasi PDAM tersebut akan menjadi tempat maksiat atau mesum. “Bahkan, bisa jadi tempat kenakalan remaja lainnya. Sehingga akhirnya akan merusak citra Kecamatan Merbau ini sendiri,” harapnya. (susanto)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com