PT WPJ Eksplorasi Timah di Kecamatan Rangsang

Dibaca: 2117 kali  Selasa,19 Maret 2013 | 03:20:00 WIB

PT WPJ Eksplorasi Timah di Kecamatan Rangsang
Ket Foto :

SELATPANJANG – Untuk mendata dan memastikan potensi timah yang berada di perairan Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini pihak PT Wahana Perkit Jaya sudah melakukan eksplorasi. Eksplorasi tersebut akan dilakukan selama tiga bulan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Irmansyah MSi, baru-baru ini di ruang kerjanya. Menurutnya pihak investor tersebut masih mendata potensi yang akan di eksploitasi nantinya.

“Saat ini, mereka baru melakukan eksplorasi (pencarian) saja dulu.waktunya selama tiga bulan saja. Namun untuk melakukan eksploitasi (penyedotan/pengambilan) masih belum dilakukan,” katanya.

Irmansyah juga menegaskan bahwa eksplorasi yang dilakukan PT Wahana Perkit Jaya itu sudah dilakukan sosialisasinya kepada masyarakat sekitar. Menurutnya pihak perusahaan perlu memastikan berapa potensi timah yang akan di eksploitasi nantinya.

Disebutkan Kadistamben Kepulauan Meranti itu saat ini Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) PT Wahana Perkit Jaya juga sudah disidangkan dan masih harus direvisi. Namun dalam waktu dekat diprediksi bisa selesai segera sehingga eksploitasi timah di sekitar perairan lautan Kecamatan Rangsang bisa dimaksimalkan.

“Sesuai dengan komitmen  dengan pihak perusahaan, kita menargetkan tahun 2013 ini bisa dilakukan eksploitasi. Karena semakin cepat semakin baik, karena dapat menambah PAD bagi daerah kita,” ungkapnya.

Dikatakan mantan Karo Umum dan Humas Pemprov Kepri itu dalam komitmen mengelola potensi Timah yang berada diwilayah Kepulauan Meranti juga akan didirikan pabrik pengolahan biji timah yang pastinya akan banyak menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga perekonomian masyarakat bisa berjalan nantinya.

“Disisi lain, dengan masuknya perusahaan yang sudah berpengalaman seperti PT Wahana Perkit Jaya tentunya dapat menjamin potensi timah di Rangsang tidak diambil pihak lainnya. Sebab hal itu menjadi kawasan mereka dan tanggungjawab mereka nantinya. jika melihat kasus saat ini banyak dugaan bahwa biji timah kita banyak dicuri pihak luar yang tidak bertanggungjawab,” terangnya. (rep02)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com