Warga Dedap Masih Dambakan Air Bersih

Dibaca: 1710 kali  Selasa,19 Maret 2013 | 06:56:00 WIB

Warga Dedap Masih Dambakan Air Bersih
Ket Foto :

SELATPANJANG – Warga desa Dedap Kecamatan Tasik Putri Puyu masih sangat mendambakan tersedianya air bersih. Sebab, selama ini warga tersebut selalu kesulitan untuk memperoleh sumber air yang layak dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Dedap, Mohamad Yamin, di Selatpanjang belum lama ini. Menurutnya, sejak lama untuk mendapatkan air bersih mereka hanya mengandalkan dari air hujan dan sungai yang ada didesanya.

“Kami memang agak susah untuk mendapatkan air bersih, terlebih untuk dikonsumsi. Sebab, selama ini kami hanya memakai air dari sungai dan air hujan saja. Kalau sudah musim kemarau, yang kami andalkan hanya air sungai. Kondisi inilah yang sampai saat sekarang terus kami alami,” ungkap Yamin yang juga anggota BPD Dedap.

Meski demikian, Yamin juga mengakui bahwa di desanya itu memang terdapat sumur bor yang dibantu pembangunannya oleh pemerintah daerah. Namun, katanya, keberadaan sumur itu belum bisa makismal dimanfaatkan oleh warga. Hal itu dikarenakan belum adanya sarana pendukung untuk mengalirkan air kerumah warga.

“Sumur bor memang ada dibuat pemerintah, namun itu belum maksimal. Paling hanya untuk warga yang punya modal lebih bisa mendapatkannya. Masalahnnya adalah soal mesin pompa air dan pipa yang belum tersambung ke rumah warga. Apalagi warga yang ekonominya pas-pasan, tentunya tidak dapat menyediakan peralatan pendukung tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, kondisi itu ikut diperparah dengan keberadaan sumur-sumur biasa ditiap rumah warga yang sama sekali tidak bisa dimanfaatkan, karena kondisi airnya tidak bagus. Sehingga, mereka tidak ada pilihan lain, kecuali memanfaatkan air dari sungai saja.

Diterangkannya, sumur bor yang ada di Desa Dedap tidak begitu banyak. Rata-rata tiap 1 RW (rukun warga), hanya tersedia 1 unit saja. Ditambah dengan untuk kebutuhan umum di masjid satu unit. Sementara, di desa itu terdapat 3 dusun setelah dimekarkannya Desa Sukajadi, dengan jumlah penduduk sekitar 1.200 jiwa.

“Kedepan, jika ada program yang sama (sumur bor) dari pemerintah daerah, kita berharap bisa dilengkapi dengan peralatan seperti mesin pompa air dan pipa yang bisa manyalurkan ke rumah warga,” harapnya.

Disamping itu, harap Yamin lagi, kiranya Pemda juga menyalurkan program dengan sasaran bisa meningkatan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa terbantu. Terutama mereka yang kondisi ekonominya sangat lemah. (rep02)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com