Camat Rangsang Barat Kritik DPRD Meranti

Dibaca: 1680 kali  Selasa,19 Maret 2013 | 08:50:00 WIB

Camat Rangsang Barat Kritik DPRD Meranti
Ket Foto : Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi saat membu

Rangsat Barat-Camat Rangsang Barat, Joko Surianto Selamat SH MM, mengkiritik kinerja DPRD Kepulauan Meranti. Ia menyebutkan banyak keluhan dari masyarakat desa yang berada di Kecamatan Rangsang Barat, terkait usulan yang disampaikan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) baik tingkat desa maupun kecamatan yang tidak diakomodir, sehingga Musrenbang yang dilaksanakan terkesan seremonial saja.

“Banyak masyarakat yang mengeluhkan pada kami, apa gunanya musrenbang dilaksanakan, kalau usulan prioritas mereka tidak juga disetujui dan diakomodir untuk dibangun,” ujar Joko.

Menurut Joko, yang juga pernah menjabat sebagai Kabag Umum di Setwan DPRD Kepulauan Meranti itu, banyak proses usulan yang telah disampaikan melalui Musrenbang gagal dilaksanakan karena tidak disetujui kalangan anggota DPRD, terlebih bila usulan itu tidak masuk dalam kepentingan anggota Dewan.

“Terlalu banyak aspirasi, coret menyoret di dewan. Saya tahu, karena saya pernah menjabat Kabag Umum di Setwan. Maaf saya agak keras, karena kami di daerah memang merasakannya langsung dan saya akan lebih keras lagi pada musrenbang kabupaten nanti. Jika ini terulang lagi, saya akan mengajak masyarakat untuk tidak memilih anggota dewan yang seperti itu,” tukasnya.

Seharusnya dewan, kata Joko, berkewajiban untuk menggiring dan mem-back up usulan yang disampaikan oleh masyarakat mulai dari tingkat desa, bukan ikut mengelola proyek yang diusulkan tersebut. Ia juga menyesalkan kurangnya perhatian dari DPRD Kepulauan Meranti terhadap permasalahan yang terjadi di daerah, terutama pada saat musyawarah yang menjadi forum penentuan pembangunan kedepan.

“25 Anggota Dewan itu milik masyarakat Meranti, bukan hanya milik Dapil mereka saja. Seharusnya dewan menggiring usulan prioritas dari desa, namun kenyataannya banyak kepentingan politik yang mengatur. Saya berani mengatakannya, ini permainan, apalagi memasuki tahun politik. Dewan jangan ikut-ikutan mengelola anggaran,” jelas Camat Rangsang Barat itu.

Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Edi Masyudi, satu-satunya anggota DPRD yang hadir dalam kesempatan tersebut tidak menampik apa yang dikatakan oleh Camat Joko. Namun, menurutnya ada beberapa hal yang harus diketahui oleh masyarakat terkait permasalah ini.

“Kedatangan saya memang berdasarkan niat, kewajiban saya sebagai wakil rakyat, meskipun disini bukan Dapil saya. Memang apa yang dikatakan camat tadi ada benarnya, tapi alangkah lebih baik kalau kita tidak mencari kesalahan orang,” ajak anggota Komisi II itu.

Terkait banyaknya kepentingan politik sehingga banyak usulan yang disampaikan masing-masing desa, Politisi PPP Meranti itu menampiknya. Menurutnya, ada kesalahan yang dilakukan oleh SKPD dalam mengajukan usulan program, yang ternyata melebihi Pagu (penetapan harga) yang sebelumnya sudah menjadi ketetapan.

“Bukannya saya membela kawan-kawan di dewan, tapi perlu juga diketahui banyak SKPD yang mengajukan usulan anggaran melebihi pagu yang ditetapkan. Jelas ini salah, maka akibatnya banyak usulan yang dicoret. Sekarang mari kita komit untuk memperbaiki hal ini kedepan,” jelas dewan dari Dapil Pulau Merbau itu.

Hadir dalam Musrenbang yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Rangsang Barat itu, Asisten Bidang Pembangunan, Drs Suhendri MSi, sejumlah pejabat Kepulauan Meranti dan utusan dari 12 desa yang berada di Kecamatan Rangsang Barat. (rep01)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com