Pemkab Diminta Perbaiki Jalan Pelantar

Dibaca: 1332 kali  Kamis,04 Juli 2013 | 11:46:00 WIB

Pemkab Diminta Perbaiki Jalan Pelantar
Ket Foto :

RANGSANG _ Menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1434 hijriyah, diharapkan Jalan Pelantar Desa Tanjung Samak harus diperbaiki.

Pasalnya jalan yang menghubungkan pelabuhan dengan pusat Desa Tanjung Samak sebagai ibukota kecamatan sudah sangat mengkhawatirkan. Sementara arus mudik jelang Ramadan dan Idul Fitri dipastikan meningkat.

Keluhan itu disampaikan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Ikatan Pemuda Peduli Rangsang (LSM IPPR), Adek Bakri kepada Riau Pos, Senin (1/7). Menurutnya jika tidak bisa dibangun baru atau direnovasi dalam waktu dekat, maka solusi lain seperti penambalan dengan papan harus dilakukan.

‘’Arus mudik pasti meningkat sedangkan kondisi Jalan Pelantar Desa Tanjung Samak menuju Pelabuhan Tanjung Samak sangat berbahaya. Sebab kondisinya sudah banyak berlubang dan tampak rapuh,’’ ungkapnya dilansir riaupos.co.id.

Adek mengharapkan pemerintah setempat dan pihak-pihak yang  terkait menanggapi sebelum terjadi korban jiwa akibat jalan tersebut nantinya rubuh. Ditegaskannya bahwa jalan tersebut menjadi jalan utama dari pelabuhan menuju Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang.

Sementara itu, Kades Tanjung Samak, Saidi membenarkan kondisi yang terjadi terhadap Jalan Pelantar di desanya. Disebutkannya, dia juga sudah mengajukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Meranti agar sesegera mungkin dapat mengatasi kondisi yang sangat mengkhawatirkan itu. Bahkan dia berencana bersama masyarakat akan menutup Jalan Pelantar tersebut.

‘’Banyak masyarakat yang menginginkan Jalan Pelantar itu di tutup saja. Karena dikhawatirkan akan menimbulkan korban jiwa nantinya. Namanya musibah kita tak tahu kapan,’’ sebutnya.

Anggota DPRD dapil Rangsang yang juga Komisi II, Fauzi Hasan mengatakan informasi dari Pemkab Meranti bahwa pembangunan Jalan Pelantaran dilakukan tahun ini. Bahkan menurutnya sudah ada pemenang tender.

‘’Sebentar lagi akan dikerjakan. Hanya menunggu waktu saja,’’ ujarnya.

Sementara itu pihak Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti saat dikonfirmasi apakah sudah dimasukkan dalam usulan pembangunan atau perbaikan, belum berhasil dihubungi.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com