Tanjung Bakau Jadi Contoh Pembuatan Perdes

Dibaca: 2759 kali  Sabtu,06 Juli 2013 | 12:44:00 WIB

Tanjung Bakau Jadi Contoh Pembuatan Perdes
Ket Foto :

RANGSANG _ Sistem swadaya yang diterapkan oleh masyarakat Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang dalam setiap melakukan pembangunan, dinilai bukan saja mempercepat kemajuan desa. Jika sistem itu diperkuat dengan dengan peraturan desa (Perdes), nantinya desa tersebut bisa menjadi model/contoh bagi desa-desa lainnya di Kepulauan Meranti.

‘’Sistem itu sangat bagus. Berarti masyarakat Desa Tanjung Bakau telah berperan aktif demi kemajuan desa. Tinggal sekarang bagaimana kades dan aparat desanya memenej dengan sebaik mungkin. Alangkah bagusnya lagi jika kades segera membuat peraturan desa sehingga pungutan yang dilakukan menjadi legal. Walaupun pungutan tersebut atas inisiatif masyarakat sendiri,’’ kata Kabag Hukum Setdakab Meranti Sudandri Jauzah.

Sudandri juga menyambut positif rencana Kepala Desa Tanjungbakau Drs Selamat yang hendak berkoordinasi dengannya mengenai pembuatan Perdes tersebut. Bahkan, dia berjanji siap membantu jika kades datang menemuinya nanti.

Sejauh ini, kata Sudandri, belum ada satu pun desa di Meranti yang telah membuat Perdes. Namun, dia bisa memakluminya. Selain jarak tempuh, persoalan SDM dan lainnya juga turut menjadi kendala. Karenanya, dia selalu membuka diri dan sosialisasi kepada media massa tentang pentingnya Perdes.

Sebelumnya, Kepala Desa Tanjung Bakau Drs Selamat mengatakan, sistem swadaya yang dilakukan masyarakat Desa Tanjung Bakau dalam setiap melakukan pembangunan sudah berlangsung secara turun temurun. Kekompakan itu pula yang membuat desa yang baru sembilan tahun dimekarkan ini menjadi lebih maju.

‘’Mayoritas masyarakat di sini berprofesi sebagai petani kelapa dan karet. Sebanyak 1,5 persen hasil panen yang mereka dapatkan diserahkan kepada masing-masing kepala dusun. Dana yang terkumpul itulah kita pakai ketika melakukan pembangunan di desa ini seperti pembangunan sekolah madrasah, masjid, jalan dan lainnya. Jadi semuanya inisiatif masyarakat,’’ sebut Selamat dilansir riaupos.co.id.

Hal senada juga disampaikan Milatubari, Ketua BPD Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang. Menurutnya, sebelum mekar dari Desa Tanjungsamak, masyarakat di Desa Tanjung Bakau sudah menjalankan sistem swadaya dalam membangun fasilitas umum dan khusus. Walaupun Pemkab Meranti terus berbuat untuk kemajuan desa, namun sistem swadaya dalam membangun tetap tidak pernah dihilangkan. Bahkan, mereka berencana untuk meningkatkannya sehingga Desa Tanjung Bakau bisa menjadi desa teladan.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com