Distamben Tinjau Pabrik Smelter Biji Timah di Rangsang

Dibaca: 1993 kali  Kamis,21 Maret 2013 | 03:15:00 WIB

Distamben Tinjau Pabrik Smelter Biji Timah di Rangsang
Ket Foto :

RANGSANG – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kepulauan Meranti, H Herman SE MM, Rabu (20/3) kemarin, melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Pabrik Smelter (Peleburan) Biji Timah di Desa Topang Kecamatan Rangsang. Turut mendampingi pimpinan PT Wahana Perkit Jaya, Wiryadi Sukamto.

Kunjungan ke lapangan oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi itu turut didampingi Kabid Pertambangan, Laude dan Camat Rangsang, Janevi Meza, dilakukan dalam rangka untuk melihat dari dekat progres pembangunan pabrik pengolahan biji timah yang berada di Pulau Topang itu.

Dikatakan Herman, dengan dibangunnya pabrik pengolahan biji timah di Desa Topang, diharapkan akan berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian di pulau topang secara khusus dan Kabupaten Kepulauan Meranti umumnya.

Dijelaskannya, untuk membangun pabrik tentunya memerlukan jumlah investasi yang sangat besar. Dengan dibangunnya pabrik Smelter ini pula telah menunjukkan adanya kepercayaan investor dalam menanamkan modalnya di Kabupaten Kepulauan Meanti.

“Investasi yang ditanamkan ini, kita harapkan bersama nantinya akan terus berkembang dan terus menyerap banyak tenaga kerja, sehingga memberikan multi player efek kegiatan ekonomi yang sangat luas,” kata Herman.

Kadis Tamben meminta kepada semua pihak, terutama Kepala Desa, bersama masyarakat Topang dan sekitarnya terutama yang berada di sekitar lokasi industri, untuk memberikan rasa aman dan memberikan iklim investasi kondusif yang baik bagi investor yang telah menanamkan modalnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Salah satu tujuannya adalah supaya hasil tambang yang diperoleh, dapat di kelola di dalam daerah kita sendiri, itu berarti perputaran modal akan meningkat didalam daerah. Andai kata Pabrik Smelter dibangun di luar daerah ini, maka kita hanya mendapatkan hasil yang sedikit sekali, sementara sumber daya alam kita berupa hasil tambang seluruhnya akan dibawa keluar daerah pula,” ujarnya. (rep01)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com