Pemkab Meranti Evaluasi Aset Warisan Bengkalis

Dibaca: 1272 kali  Jumat,19 Juli 2013 | 11:37:00 WIB

Pemkab Meranti Evaluasi Aset Warisan Bengkalis
Ket Foto :



SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Kepulauan Meranti akan melakukan evaluasi berbagai aset daerah yang diserahkan dari  Pemkab Bengkalis  beberapa waktu lalu. Karena bagaimanapun juga, dengan diserahkannya seluruh  aset ini  Pemkab Kepulauan Meranti berhak dan berwewenang untuk memanfaatkannya bagi kepentingan masyarakat.
Disamping itu juga upaya menggesa pembangunan di Meranti.
Demikian dikatakan Bupati Kepulauan Meranti  Irwan Nasir disela-sela acara safari Ramdhan ke Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Rabu (17/7).

Menurutnya, sepanjang aset tersebut masih bagus dan layak di manfaatkan tetap akan diberdayakan untuk kepentingan masyarakat.

“Untuk memastikannya,kita akan turunkan tim ahli konsultan untuk melakuan evaluasi terhadap seluruh asset yang telah diserah terimakan tersebut. Termasuk asset Stadion Mini Teluk Belitung, Bantar, Tg. Samak. Demikian juga aset-aset lainnya. Kita tunggu hasil evaluasinya, kalau memang masih  layak  akan kita revitalisasi untuk dimanfaatkan. Tapi kalau rusak berat dan tak layak lagi, kita akan bangun baru dilokasi lain’ ujarnya.

Menurutnya, sejumlah aset daerah yang diserahkan Pemkab Bengkalsi beberapa waktu lalu memang tidak semuanya bagus. Namun ada beberapa diantaranya dalam kondisi terbengkalai, tidak layak pakai dan rusak. Namun bagaimanapun juga, persoalan aset ini tidak bisa diterlantarkan begitu saja. Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti dalam waktu dekat ini akan membentuk tim ahli yang melibatkan tim konsultan, untuk melakukan opname dan evaluasi terhadap kondisi kualitas aset-aset tersebut.  

Hal ini dimaksudkan, kata Irwan agar tindak lanjut penanganan aset-aset ini lebih jelas kedepannya. Apakah akan dimanfaatkan ataupun dibiarkan dan dibangun baru. Seluruh aspek akan dinilai, tidak hanya kualitas tapi juga nilai efesiensinya terhadap efektikfitas penggunaan anggaran.

“Kalau dari sisi efektifitas dan kualitasnya tidak layak dan lebih mahal direvitalisasi, tidak akan kita manfaatkan. Tentunya tim evaluasi punya pertimbangan teknis, ini yang akan dijadikan dasar Pemkab Meranti dalam menyikapi pemanfaatan aset-aset tersebut. Kalau dulu kita tidak mengusik-ngusik soal aset ini, karena belum ada serah terima dari Pemkab Bengkalis. Kita tetap menghormati konstitusi tersebut. Tapi setelah diserah terimakan, ini menjadi hak kita, mau diapakan dan mau dibagaimanakan asset-aset tersebut,” beber Irwan dilansir haluankepri.com.

Dioperasaikan Paling Lambat 2014

Sementara terkait kondisi PDAM Bantar Rangsang Barat dan PDAM Tg Samak Rangsang, diakui  Irwan asaet tersebut harus dievaluasi pemanfaatannya.  Karena kata dia secara tekhnis kondisi fisik bangunan PDAM kedua kecamatan tersebut dalam kondisi baik dan masih layak untuk direvitalisasi. Namun yang menjadi kendala pemanfaatannya persoalan sumber airnya. Hal ini menyebabkan kenapa kedua PDAM tersebut tidak dimanfaatkan.

Beda dengan PDAM Selatpanjang kata Irwan, sulit untuk kita realisasikan. Persoalannya, selain kondisi fisik, kualias air PDAM juga tidak  layak. Apalagi sumber air PDAM Selatpanjang tersebut, tidak stabil tergantung pada debit curah hujan. Untuk itu, pertimbangannya, PDAM Selatpanjang tidak akan direvitalisasi. (rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com