Warga Mengkikip Harapkan Perbaikan Pelabuhan

Dibaca: 1476 kali  Minggu,31 Maret 2013 | 08:49:00 WIB

Warga Mengkikip Harapkan Perbaikan Pelabuhan
Ket Foto : Pelabuhan Rakyat yang ada di Desa Mengkikip Kecamatan Tebingtinggi Barat, kondisinya sudah rusak karena lapuk

TEBINGTINGGI BARAT – Warga Desa Mengkikip Kecamatan Tebingtinggi Barat, mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah kabupaten, terhadap pelabuhan rakyat desa tersebut yang saat ini kondisinya sudah memperihatinkan. Sehingga arus mobilisasi warga di pelabuhan tersebut dapat berjalan lancar dan mendukung perekonomian warga.

“Pelabuhan kami ini sudah memperihatinkan, beberapa tiang penyangganya sudah miring. Belum lagi pagar pelabuhan yang sudah rusak dan membahayakan warga yang menggunakannya,” ujar Rizal (26), salah seorang warga desa tersebut, Jumat (29/3).

Harapan warga ini tentunya sangat beralasan, ditambah belum lama ini salah seorang pedagang di desa tersebut harus mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat beberapa dagangannya jatuh ke laut akibat kondisi pelabuhan yang sudah rusak parah.

“Memang, kami tidak menyalahkan siapa-siapa atas kerugian tersebut. Tapi kami sangat berharap ini menjadi perhatian bersama, agar tidak lagi menyebabkan kerugian apalagi sampai menimbulkan korban nantinya,” tambahnya.

Kepala Desa Mengkikip, Tarmizi, membenarkan kejadian yang menyebabkan kerugian bagi warganya tersebut. Ia juga mengaku, bersama warga lainnya telah bergotong-royong memperbaiki konstruksi pelabuhan yang rusak tersebut. “Namanya juga swadaya masyarakat, masih sangat terbatas dan sangat minim anggaran. Jadi kita hanya memperbaiki yang sudah sangat rusak,” jelasnya.

Pelabuhan rakyat satu-satunya di desa tersebut memiliki panjang lebih kurang 200 meter dan lebar sekitar 3 meter, digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Mulai dari keberangkatan, bongkar muat komoditi karet hingga tempat melangsir kebutuhan sembako warga desa.

“Memang ada tiga pelabuhan di Mengkikip, tapi dua milik perusahaan (EMP Malacca Strait SA) yakni AI 3 dan AI Selatan yang berada tepat di sebelah pelabuhan milik desa yang rusak. Oleh itu kita akan coba usulkan ini ke Pemkab, mudah-mudahan ada solusi, apalagi Mengkikip sebagai desa penghasil migas di Kepulauan Meranti,” tambah Kades Mengkikip itu. (rep01)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com