Meranti Buka Peluang Investasi Energi Listrik

Dibaca: 2122 kali  Senin,29 Juli 2013 | 12:25:00 WIB

Meranti Buka Peluang Investasi Energi Listrik
Ket Foto :

SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti membuka peluang investasi energi listrik di Meranti. Kebijakan ini dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti dalam menyikapi tingginya kebutuhan listrik di Meranti akibat peningkatan pertumbuhan penduduk dan investasi.

Meskipun pihak PLN terus berupaya menambah kekuatan  jaringan, hingga  hari ini persentase elektrifikasi  Meranti masih sangat rendah di banding kota-kota lain di Provinsi Riau lainnya. Sebagai darah kepulauan  yang termasuk daerah rural jaringan PLN, maka Pemkab Meranti menyadari butuh waktu lama untuk mendapatkan penambahan  energi listrik untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik di daerah ini dar pihak PLN.

Untuk itu, salah satu alternative lain Pemkab Meranti siap membangun sinergi dengan pihak swasta dalam mengembangkan sumber energi listrik di Meranti, khususnya di Pulau Rangsang yang diplot sebagai kawasan industry masa depan Meranti.

Menurut Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir ketika menyikapi ketertarikan sejumlah investor untuk mengembangkan energi alternative bagi memenuhi kebutuhan listrik di Meranti, khususnya Pulau Rangsang.

“Kita Weel Come, siap menerima pihak manapun yang mau investasi  energy listrik terbarukan di Meranti, khususnya Pulau Rangsang. Saat ini, Meranti memang butuh energy listrik alterative  untuk menjawab krisis listrik yang kini masih mendera Meranti. Khususnya Pulau Rangasang, puluhan ribu masyarakat di Pulau terluar ini masih tidur diterangi lampu teplol sepanjang malam. Kalau harus berharap dari PLN, sepertinya butuh waktu yang panjang sementara masyarakat sudah sangat mendesak butuh listrik,” ujar Irwan.

Pemkab Kepulauan Meranti lanjut Irwan, berkeinginan ada pihak investor yang mau berinvestasi untuk membangun energi listrik alternative di Meranti. Pertimbangan ini didasarkan dengan terus merangkak harga BBM, sehingga pengembangan nergi listrik dengan bahan bakar solar semakin mahal.

Maka dari itu seiring dengan rencana pemkab Meranti dalam mendukung program menekan pelepasan emisi carbon dan menyediakan  listrik murah untuk masyarakat,Pemkab Meranti berkeinginan untuk mencari trobosan penggunaan energi alternative, biomassa ataupun memanfaatkan potensi energi panas matahari yang tak pernah putus. Kalaupun harus mengeruk invetasi mahal, barangki penyediaan paket tekhologinya.

“Untuk energy biomassa, PLN bisa bersinergi dengan PT Sara Rasa Biomassa memanfaatakn energi gas dari kulit sagu yang diolah menjadi energy gas. Kalaupun tidak, dengan koitmen Meranti dalam menekan emisi gas karbon ada perhatian dari lembaga donor dunia untuk ikut mendanai pembangunan energi listrik yang ramah lingkungan di Meranti. Kalaupun tidak, ada pihak swasta yang mau bersinergi dengan Pemkab Meranti untuk mengggali potensi energi listrik alaternatif di Meranti. Dengan komitmen yang telah dibangun, Pemkab Meranti optimis PLN siap memanfaatkan potensi energy listrik yang murah dan efeseien” jelas Irwan dilansir haluankepri.com.(rep2)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com