Jadikan Pulau Rangsang Pusat Investasi

Dibaca: 2440 kali  Kamis,15 Agustus 2013 | 10:20:00 WIB

Jadikan Pulau Rangsang Pusat Investasi
Ket Foto :

SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti benar-benar serius menjadikan Pulau Rangsang sebagai pusat investasi masa depan. Sebagai realisasinya, pulau Rangsang dengan jumlah penduduknya mencapai 53.073 jiwa berdasarkan data Meranti dalamm angka tahun 2011 dan data Disdukcapil Meranti tahun 2011, semula hanya terdiri dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang dimekarkan satu kecamatan lagi yakni Kecamatan Rangsang Pesisir.

Tujuan utama Pemkab Kepulauan Meranti melakukan pemekaran wilayah kecamatan ini adalah untuk mempercepat akses pelayanan public dan memudahkan dalam meningkatkan mobilisasi masyarakat dalam menunjang partisipasi pembangunan. Kebijakan ini juga sebagai upaya Pemkab Kepulauan Meranti memperkuat posisinya dalam menarik perhatian Pemerintah Propinsi dan Pusat dalam menarik shering budget APBD maupun APBN.

Untuk menggesa percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Pulau Rangsang, jelas Meranti membutuhkan dana yang sangat besar. Kalaupun APBD Meranti terus meningkat, jelas sangat tidak rasional kalau harus dikuras habis untuk membangun Pulau Rangsang. Untuk itu satu-satunya jalan, berharap dari shering dana APBD Propinsi dan APBN.
 
Keseriusan Pemkab Kepulauan Meranti dalam menggesa Pulau Rangsang sebagai pusat investasi masa depan, juga terlihat dari keseriusan dalam menggesa program Pembangunan.

Secara bertahap dengan kekuatan dana APBD murni, tiga kecamatan di pulau terluar ini mendapat porsi anggaran infrastruktur. Untuk tahun anggaran 2013 ini, Pemkab Meranti mengalokasikan dana sebesar 15 milyar Rupiah untuk  membangun akses jalan koridor 4, Bantar-Melai-Kedaburapat-Tg. Kedabu. Secara bertahap hingga ahir 2015 nanti, jalan koridor 4 yang menyisir bagian utara kawasan pulau terluar ini selesai dibangun.

Berdasarkan data Meranti dalam angka tahuj 2011, masih ada sekitar 332,5 kilommeter lagi jalan di Pulau Rangsang ini yang harus dibangun Pemkab Kepulauan Meranti. Dengan demikian dipewrkirakan Pemkab Kepulauan Meranti membutuhkan dana sebesar 600 milyar lebih untuk meningkatkan akses jalan lintas di pulau terluar ini. Untuk itu sangat beralasan kalau Pemkab Meranti berupaya mendapatkan dukungan shering dana dari APBD Propinsi Riau dan APBN.

“Minimnya sarana infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih menjadi salah satu kendala pengembangan Pulau Rangsang ini. Untuk itu melalui dana APBD setiap tahun kita alokasikan dana untuk bangu jalan, listrik dan infrastruktur lainnya. Ahir 2015 kita harapkan akses jalan koridor 4,  dan listrik sudah terpenuhi. Kita targetkan ahir 2015 Pulau Rangsang sudah terang benderang, setiap pelabuhan di pulau ini kita pasang lampu tenaga surya” beber Bupati Irwan dengan penuh optimis.(rep6)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com