Harga Karet 7.000 per Kilogram

Dibaca: 1727 kali  Sabtu,17 Agustus 2013 | 09:05:00 WIB

Harga Karet 7.000 per Kilogram
Ket Foto :

RANGSANG PESISIR  - Pasca hari raya Idul Fitri 1434 hijriyah harga ojol (karet) masih saja rendah. Khusus di wilayah Rangsang Pesisir harga per kilogram ojol sebesar Rp7.000.

Seperti yang diakui salah satu pemilik kebun karet di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Rumana (40), Kamis (15/8). Dia mengaku sejak Ramadan lalu harga karet terus turun.

‘’Saat ini hanya Rp7.000 saja per kilogramnya. Harga tersebut jauh merosot dari harga sebelumnya yang mencapai Rp10 ribu. Saat ini kami agak sulit dengan turunnya harga karet ini,’’ katanya dilansir riaupos.co.id.

Dengan turunnya harga karet tersebut berimbas kepada menurunnya ekonomi masyarakat petani karet. Belum lagi keperluan hari raya sangat tinggi dan tingginya harga sembako saat ini.

Makanya Rumana mengharapkan kepada seluruh pihak dapat membantu kembali meningkatkan harga karet yang jauh merosot tersebut. Dikatakannya bahwa harga tersebut berdasarkan harga penampung yang ada di Rangsang Barat.

‘’Tak tentu kapan akan dijual. Namun rata-rata dijual setelah terkumpul 100 kilogram dengan waktu ngumpul tiga bulan,’’ akunya.

Menurutnya walaupun begitu tak ada upaya yang bisa dilakukannya untuk meningkatkan harga karet tersebut per kilogramnya. ‘’Kami hanya bisa berharap harga karet bisa naik dan membuat kami tidak kesulitan,’’ katanya.

Rumana menjelaskan bahwa selain karet ia juga memiliki kebun kopi, pinang, kelapa dan lainnya. Namun begitu dia tetap berharap harga karet bisa kembali naik seperti dulu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com