Pembangunan Pelabuhan Sungai Asam Meranti Molor

Dibaca: 2313 kali  Selasa,20 Agustus 2013 | 10:27:00 WIB

Pembangunan Pelabuhan Sungai Asam Meranti Molor
Ket Foto : ilustrasi

SELATPANJANG – Komisi II DPRD Kepulauan Meranti mengingatkan agar Pemkab Kepulauan Meranti segera menggesa pelaksanaan pembangunan pelabuhan Sungai Asam Kecamatan Merbau harus sudah diselesaikan pada tahun 2013 ini. Pasalnya untuk pembangunan pelabuhan tersebut, telah dianggarkan Rp4 miliar melalui APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2013 ini sebagai upaya untuk meningkatkan aktifitas perekonomian masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepualauan Meranti Basiran Sarjono,  Senin (19/8) mengatakan dengan telah ditetapkannya pemenang tender proyek pembangunan pelabuhan Sungai Asam ini, tidak ada lagi alasan untuk mengulur-ngulur waktu pengerjaan proyek senilai Rp4,2 milyar tersebut. Soalnya, sampai hari ini realisasi dilapangan terkait pembangunan jembatan tersebut belum jelas.

“Jangan sampai gagal dengan alasan waktu yang terbatas dan mempet, Ini adalah alasan yang tidak realistis dan konprehensif. Sesuai dengan ketentuan seluruh kegiatan penggunaan APBD, sudah harus clear sebelum masa penggunaan Desmber 2013. Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti melalui satker terkait harus segera menggesa pihak rekanan untuk mengerjakan proyek pembangunan jembatan tersebut” ungkap Basiran dilansir haluankepri.com.

Menurutnya, waktu penggunaan anggaran terus berjalan dan sekarang sudah memasuki triwulan ketiga dalam tahun anggaran 2013. Sementara,  sampai hari ini dilapangan belum ada aktifitas pengerjaan proyek pembangunan pelabuhan selat Asam tersebut. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan banyak pihak. Selain persoalan waktu yang terus berjalan dan mendekati masa akhir penggunaan anggaran, masyarakat juga sangat berharap agar pembangunan yang akan menjadi aktifitas masyarakat ini, segera diselesaikan. Kalau sampai terbengkalai, hal ini tidak hanya  mengecewakan masyarakat. Disisi lainnya, kejadian ini tentunya akan berimbas pada efektifitas penggunaan anggaran menjadi tidak maksimal.

Salah seorang warga Kecamatan Merbau, M Ali, juga  berharap agar proses pembangunan pelabuhan Selat Asam segera digesa pelaksanananya. Persoalannya, masyarakat sudah sangat berharap agar pelabuhan tersebut bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat. Apalagi dengan terus meningkatnya aktifias masyarakat. Hal ini tentunya sangat membutuhkan sarana dermaga pelabuhan yang benar-benar resprentatif.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Kepulauan Meranti  Azmi  Ibrahim, saat dikonfirmasi Haluan Kepri melalui telepon selularnya tidak bisa dihubungi meski beberapa kali dikontak. Bahkan sampai berita ini diturunkan, pukul 19.00 WIB upaya meminta klarifikasi yang dilakuan tetap tidak ada jawaban. Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Kepulauan Meranti Yulizar,  melalui telepon selularnya mengakui adanya proyek pembangunan pelabuhan Selat Asam.  Soal bagaimana realisasi dan tindak lanjutnya dilapangan diminta untuk langsung menanyakan kepada  Kadishub.

“Benar, untuk lebih jelasnya langsung ke Kadis saja. Kalau soal anggarannya, sekitar Rp4 miliar gitu lah," tandas Yulizar  sambil menutup handphonenya.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com