Dinas PU Meranti Dipecah Jadi Dua Dinas

Dibaca: 1529 kali  Rabu,21 Agustus 2013 | 11:13:00 WIB

Dinas PU Meranti Dipecah Jadi Dua Dinas
Ket Foto :

SELATPANJANG – Dinas Pekerjaan Umum (PU) akan di pecah menjadi dua bagian, yakni Dinas Tarcip dan Dinas Bina Marga. Hal ini dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Disamping itu juga karena melihat kinerja dari Dinas PU sendiri dinilai lambat, meskipun masa pengunaan anggaran sudah berjalan memasuki triwulan ke tiga sejumlan pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur belum berjalan maksimal.

Demikian dikatakan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Selasa (20/8). Melihat kinerja dari Dinas PU, ia mengkhawatirkan akan berdampak buruk pada serapan kualitas penggunana anggaran. Maka dari itu Pemkab Kepulauan Meranti melakukan evaluasi terkait peningkatan kinerja terhadap efektifitas penggunaan anggaran tersebut.

Irwan mengatakan,  terbatasnya sumber daya manusia yang menjadi penyebab belum maksimalnya jajaran satker dalam menggesa percepatan pembangunan infrastruktur, terutama dinas PU Meranti. “Kebijakan ini merupakna bagian dari evaluasi terkait pencapaian kinerja pembangunan diinstansi terkait. Dengan dipecahnya Dinas PU menjadi dua, Tarcip dan Bina Marga diharapkan mampu berjalan  lebih efektif” ujarnya dilansir haluankepri.com.

Diakuinya, lonjakan pertumbuhan ekonomi menimbulan lompatan-lompatan yang sangat positif terhadap dinamika sosial dan ekonomi ditengah-tengah masyarakat . Dibagian lain, kondisi ini juga menggiring masyarakat semakin kritis dalam menyikapi pembangunan.
Pada sisi lain juga, Pemkab Kepulauan Meranti dihadapkan dengan persoalan terbatasnya sumber daya manusia yang berkualitas. Terutama untuk personal yang memiliki sertifikasi sebagai pejabat PPTK. Sementara, program kegiatan yang harus ditangani cukup banyak. Akibatnya, dengan kemampuan sumber daya yang terbatas, menyebabkan tidak semua program kegiatan tercover  dengan baik.

Hal inilah kata Irwan, menyebabkan kenapa realisasi pengerjaan proyek dilapangan belum bisa berjalan maksimal. Meskipun demikian, Pemkab Meranti tetap optimis sesuai dengan masa penggunaan anggarn tahun 2013 seluruh rangkaian kegiatan program pembangunan akan mampu diselesaikan tepat sasaran.

Menyinggung soal sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang terbengkalai dan belum tunas dikerjakan pada tahun 2012. Irwan kembali menekankan agar pengguna anggaran satker terkait bisa mengefektifkan pelaksanaan realisasi anggaran yang telah diajukan. Dengan kebijakan ini diharapkan tidak ada lagi proyek tahun 2012 yang tak selesai dikerjakan. Termasuk pembangunan kantor Camat Tebing Tinggi Timur, proyek pembangunan Polindes di Sendahur dan beberapa daerah lainnya. Hal ini semua merupaan fasilitas pelayanan publik yang sangat mendesak dan harus dituntaskan.

Sementara Camat Tebing Tinggi Timur, Helfandi  mengatakan meksipun pemenang lelang proyek pembangunan kantor Camat Tebing TinggI Timur telah ditetapkan, sampai hari ini belum ada pihak kontraktor melapor. Soal kapan mau dikerjakna dan bagaimana tindak lanjutnya, secara adminstrasi jua belum ada surat masuk ke kantornya itu. Hal yang sama juga diugkapkan Camat Rangsang Pesisir Idris Sampul, sampai hari ini pihak Pemda Kecamatan Rangsang Pesisir  belum mendapat laporan terkait tindak lanjut pembangunan polindes di Desa Sendahur yang telah dua tahun terbengkalai.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com