Memancang Jembatan Menggores Sejarah Kepulauan Meranti

Dibaca: 3393 kali  Rabu,07 Agustus 2013 | 12:10:00 WIB

Memancang Jembatan Menggores Sejarah Kepulauan Meranti
Ket Foto :

PEMANCANGAN perdana tiang jembatan Selat Rengit (JSR), Rabu (26/6) lalu, menjadi tonggak sejarah pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kabupaten yang baru berdiri empat tahun lalu ini dengan semangat besar dan keberanian tinggi untuk menyejahterakan masyarakatnya, mampu membangun megaproyek jembatan yang diperkirakan menelan dana Rp 460 milyar.

Pemancangan perdana jembatan sepanjang 1,4 kilometer itu juga menjadi tonggak sejarah kepemimpinan Bupati Drs Irwan MSi. Dia menegaskan bahwa jembatan yang menghubungkan Pulau Merbau dan Pulau Tebingtinggi itu berupaya untuk membuka keterisolasian daerah, terutama Pulau Merbau yang memiliki tingkat kemiskinan penduduk paling tinggi di Kepulauan Meranti.

“Jembatan ini akan membuka akses transportasi darat, mendorong mobilitas ekonomi, dan bisa dijadikan jalur instalasi listrik dan air bersih. Hutan mangrove di sekitar jembatan juga akan dijadikan kawasan wisata,” tegas dia.

Selama ini masyarakat, terutama anak sekolah dari Pulau Merbau harus menggunakan pompong dan perahu penyeberangan menuju Tebing Tinggi. Akses transportasi menjadi sangat sulit ketika hujan dan musim air laut pasang tinggi karena jalan akses sulit ditempuh.

“Bila jembatan ini selesai tepat waktu, akan menjadi mendorong semangat masyarakat Kepulauan Meranti guna berpacu membangun daerah dan bangsa ini,” tegas Irwan.

Meski demikian, mimpi besar ini belum terwujud sepenuhnya sehingga jembatan yang dijadwalkan selesai tiga tahun itu benar-benar berdiri kokoh. Bupati Irwan menjelaskan bahwa anggaran Rp 460 milyar tersebut belum tersedia karena baru berupa anggaran diatas kertas. Dia pun berharap Pemerintah Provinsi Riau ikut memperhatikan kelancaran pembangunan jembatan tersebut karena masyarakat Kepulauan Meranti adalah masyarakat Riau juga. Keberhasilan pembangunan di Kepulauan Meranti juga menjadi keberhasilan bagi Pemerintah Provinsi Riau dan pemimpin-pemimpin di daerah ini.

Acara pemancangan perdana bertambah istimewa dengan hadirnya Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Bupati Siak Syamsuar dan Wakil Bupati Pelelawan Marwan Ibrahim. Kedatangan kepala daerah dari kabupaten tetangga ini semakin menambah semangat masyarakat Meranti menggores sejarah pembangunan di daerahnya.(adv/rep05)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com