Edited by Meranti Online Media
Hot News››

Partisipasi Masyarakat Penting untuk Membangun Kepulauan Meranti

Rabu,21 Agustus 2013 | 12:12:00
Partisipasi Masyarakat Penting untuk Membangun Kepulauan Meranti
Ket Foto :

DALAM konteks memperbaiki kinerja pembangunan Daerah telah dilakukan pembenahan dan juga pergeseran paradigma dari membangun daerah ke daerah membangun. Konsepsi ini sangat selaras dengan strategi pembangunan yang berbasis pada penguatan dan pemberdayaan desa dengan pendekatan partisipatif dari seluruh masyarakat pada tataran akar rumput.

Secara empirik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah mendesain sebuah formulasi operasional melalui gerakan pembangunan berbasis masyarakat, yang saat ini sedang bermetamorfosa dalam berbagai bentuk program dan kegiatan yang ada di tingkat Desa. Dengan rasional bahwa desa merupakan subordinat terkecil basis  pembangunan daerah, maka  secara akumulatif kebijakan pembiayaan pembangunan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) terus menerus diupayakan meningkat dari tahun ke tahun.

“Pada Tahun 2010, telah dialokasikan ADD sebesar Rp 17 Miliar lebih, tahun 2011 sebesar Rp 35 Miliar, Tahun 2012 sebesar Rp 40 Miliar lebih. Di samping itu kita juga meningkatkan pembiayaan pembangunan penunjang program PNPM Mandiri Pedesaan, tercatat pada tahun 2010 sebesar Rp. 3,6 Miliar bersumber dari APBD Kabupaten, pada tahun 2011 sebesar Rp. 3,6 Miliar dan 2012 sebesar Rp. 10 Miliar,” ungkap Bupati Irwan.

Sebagai bentuk Implementasi terhadap empat pilar pembangunan Nasional, ungkapnya, maka sejak tahun 2010 Pemerintah Daerah melaksanakan government expenditure multiflier atau penggandaan pengeluaran pemerintah pada komponen belanja modal yang diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, pelabuhan, elektrifikasi, air bersih, pendidikan dan kesehatan.


Dibidang Infrastruktur, kata Irwan, Pemerintah Daerah telah melakukan langkah-langkah terobosan dengan meningkatkan pembangunan dalam memenuhi kebutuhan infrasruktur dasar yang dilaksanakan dalam berbagai bentuk program dan kegiatan, seperti : Pembangunan Jalan dan Jembatan dengan konsep merangkai Pulau. Saat ini telah dan sedang dilaksanakan pembangunan 4 koridor utama jalan yang menghubungkan antar kecamatan dalam kabupaten, dan antar kecamatan antar kabupaten dan antar Provinsi.

-Koridor I pembangunan Jalan Alai – Mengkikip yang membuka akses utama Kota Selatpanjang sebagai ibukota Kabupaten kepulauan Meranti menuju  Pelabuhan Buton di Siak.

-Koridor II Ruas jalan Lukun-Sungai Tohor- Tanjung Sari yang nantinya akan membuka akses Pelabuhan Tanjung Sari menuju Tanjung Balai Karimun dan akses ke Selat Malaka.

-Koridor III Ruas jalan Lukit -  Tanjung Padang membuka akses antar kecamatan dan antar desa di Pulau Padang.

-Koridor IV ruas jalan Bantar – Tanjung Samak yang membuka akses antar desa dan kecamatan di Pulau Rangsang.

Selanjutnya Program Pembangunan Jembatan, Pada tahun 2012 telah dimulai pembangunan jembatan Selat Rengit yang menghubungkan Pulau Tebing Tinggi dengan Pulau Merbau, yang direncanakan akan selesai pada tahun 2014 mendatang.


Selanjutnya Pembangunan Bidang Perhubungan, telah dilaksanakan pembangunan Ro-Ro Kampung Balak yang menghubungkan Pulau Tebing Tinggi dengan Pantai Timur Sumatera bagian tengah (Tanjung Buton di Siak) dimana pada tanggal 3 Desember 2012 yang lalu sudah dilaksanakan peresmian soft opening pengoperasionalnya.
 

“Sedangkan untuk Pelabuhan penumpang dan barang, sedang dalam proses pembangunan pelabuhan internasional penumpang dan kargo di Dorak yang dirancanakan selesai pada tahun 2014,” ucapnya.

Pada Bidang Air Bersih telah dilaksanakan program pengembangan air bersih di pedesaan, dengan memberikan bantuan Penampungan Air Hujan (PAH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang berada pada kawasan-kawasan krisis air bersih. Sedangkan untuk mengatasi krisis air di Kota Selatpanjang telah diatasi melalui investasi swasta penyulingan air laut menjadi air bersih yang saat ini sudah mulai beroperasi dengan baik.

Sedangkan pada bidang Kelistrikan atau Elektrifikasi, Pertumbuhan kebutuhan Listrik rata-rata 12 persen per tahun, dengan Rasio Elektrifikasi adalah 23 persen dimana hanya  24.842 Rumah Tangga (RT) dialiri listrik dari 106.232 RT yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2011. Dimana Rasio Elektrifikasi ini berada dibawah Rasio Elektrifikasi Provinsi Riau sebesar 43,82 persen dan jauh dibawah rata – rata Nasional yaitu sekitar 66 persen.


“Untuk mengatasi keterbatasan pasokan Listrik ini pemerintah daerah telah melakukan penambahan mesin-mesin diesel terutama pada desa-desa yang belum dialiri oleh listrik PLN yang akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ujar Bupati.


Pada tahun anggaran 2011, lanjutnya, telah dibangun 10 unit pembangkit listrik di 10 desa dan pada tahun 2012 ditambah lagi 10 unit untuk 10 desa sehingga total sudah dibangun 20 listrik tenaga diesel di 20 desa.
 

“Selain itu, Alhamdulillah pada tahun ini di Teluk Belitung sudah hadir Pembangkit Listrik Tenaga Gas sehingga masyarakat bisa menikmati listrik selama 24 jam. Ke depan akan terus ditingkatkan jaringan listriknya sehingga seluruh Pulau Padang bisa menikmati listrik selama 24 jam. Upaya peningkatan elektrifikasi ini juga akan kita lakukan di Pulau Rangsang,” ungkapnya.

Pembangunan di Bidang Pendidikan, kata Irwan, Dititikberatkan pada Peningkatan Kualitas Pendidikan masyarakat yang beorientasi pada ketersediaan dan keterjangkauan mutu dan relevansi serta tata kelola dan pencitraan pendidikan serta menyediakan fasilitas pendidikan formal dan non formal.

Salah satu terobosan yang monumental dalam bidang pendidikan nonformal dengan dibangunnya Pusat Pendidikan dan Pelatihan bagi Komunitas Adat Terpencil sebagai salah satu pilot project pengembangan KAT di Provinsi Riau yang saat ini sedang diusahakan.

Beberapa capaian lain dalam bidang pendidikan adalah :

1. Meningkatkan kemampuan SDM pendidik dan tenaga Kependidikan dalam rangka meningkatkan mutu Lulusan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

2. Dilaksanakannya rehabilitasi pada sekolah yang rusak berat dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) pada sekolah yang kemampuan tampungnya rendah dalam rangka meningkatkan rata-rata tamat sekolah (Mean Year Schooling).

3. Pemberian bantuan kepada siswa dalam bentuk bantuan siswa berprestasi terutama pada masyarakat yang kurang mampu.

Kemudian program kegiatan pembangunan bidang kesehatan difokuskan pada Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat. Ada tiga faktor determinan yang sangat menentukan kualitas kesehatan masyarakat yaitu lingkungan, perilaku dan pelayanan kesehatan. “Secara esensial pelayanan kesehatan harus kita tingkatkan pada aspek aksesibilitas dan mutu pelayanan,” ujarnya.

Program/kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai berikut, Pembangunan pusat-pusat kesehatan masyarakat sampai ke tingkat Desa (PUSTU/ PUSKESDES), Penambahan jumlah tenga medis dan paramedis untuk meningkatkan pelayanan sampai ke tingkat desa, meningkatkan jangkauan transportasi bagi orang sakit dengan menyediakan ambulan laut.

Selanjutnya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar sampai ke front line, Kabupaten Kepulauan Meranti telah memiliki 57 unit Puskesmas Pembantu, 19 unit Poskesdes dan 9 unit Puskesmas ditambah 1 unit Rumah Sakit.

Sedangkan untuk meningkatkan layanan kesehatan Pemerintah telah memberikan jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah melalui program JAMKESDA yang pada tahun 2011 bernilai Rp 2 Miliar, dan sebesar Rp 1,9 Miliar dan pada tahun 2012. Selanjutnya pada tahun 2013 mendatang akan direncanakan Program Jaminan Kesehatan bagi pekerja mandiri (perorangan) yang belum tertampung dalam program-program jaminan kesehatan yang sudah ada saat ini

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga akan terus berupaya melakukan revitalisasi RSUD melalui penyediaan dokter spesialis serta pengadaan dan penambahan alat. Untuk mendukung pelayanan kesehatan ini juga sudah dibangun tiga Puskesmas rawat Inap,” terangnya. (adv/hms)

Baca Berita Terkait
Selasa,19 Maret 2013 | 04:17:00 WIB

Bupati Minta Perusahaan Nakal Diblacklist

Bupati Minta Perusahaan Nakal Diblacklist SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi, memberi perhatian serius terhadap proyek pembangunan Kantor Camat Pulau Merbau yang masih terbengkalai. Bupati menegaskan, proyek itu tetap dilanjutkan, dengan sudah dianggarkan pada APBD 2013 sebesar Rp2 miliar. “Saya minta Dinas Pekerjaan Umum memberikan sanksi atau blacklist terhadap rekanan yang tidak menye....
Selasa,19 Maret 2013 | 04:28:00 WIB

Pelabuhan Desa Banglas Tebing Tinggi Butuh Perbaikan

Pelabuhan Desa Banglas Tebing Tinggi Butuh Perbaikan SELATPANJANG – Kondisi pelabuhan rakyat di Desa Banglas sungguh sangat mengkhawatirkan. Pasalnya tiang-tiang penyangga yang terbuat dari kayu Nibung tersebut sudah mulai miring akibat gerusan ombak hingga menyebabkan lantai pelabuhan ini hampir rubuh. Pelabuhan kayu sepanjang lebih kurang 100 meter ini dibangun tahun 2008 lalu, oleh program Pemerintah Provinsi Riau. Pelab....
Selasa,19 Maret 2013 | 05:43:00 WIB

DPRD Minta Tarif Roro Kampung Balak tidak Mahal

DPRD Minta Tarif Roro Kampung Balak tidak Mahal SELATPANJANG – Keberadaan roro di Kampung Balak yang menghubungkan Kepulauan Meranti dengan Riau daratan sebenarnya dinilai bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk itu, diharapkan pula tarif yang dikenakan bagi para penumpang jasa penyeberangan tersebut tidaklah terlalu mahal. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg, menilai ....
Selasa,19 Maret 2013 | 05:48:00 WIB

DPKP Akan Tempatkan Staf Rayon di Setiap Pasar

DPKP Akan Tempatkan Staf Rayon di Setiap Pasar SELATPANJANG – Guna menjaga dan mengatur ketertiban di sejumlah pasar Kota Selatpanjang, Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti berencana menempatkan petugas rayon pasar yang ditempatkan di pos yang akan dibangun di setiap pasar. Hal ini diungkapkan Kadis Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Teddy Mar, saat m....
Selasa,19 Maret 2013 | 05:56:00 WIB

APBD Meranti 2013 Sudah Bisa Digunakan

APBD Meranti 2013 Sudah Bisa Digunakan SELATPANJANG - APBD Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2013, sudah bisa dimanfaatkan, setelah melalui proses verifikasi ditingkat provinsi hingga Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI. Namun realisasi program tergantung pengajuan berkas setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA....
Selasa,19 Maret 2013 | 06:01:00 WIB

Pemkab Meranti Verifikasi Aset Menyeluruh

Pemkab Meranti Verifikasi Aset Menyeluruh SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti masih terus melakukan verifikasi sebagai upaya untuk memperjelas status dan kondisi aset yang nanti akan dijadikan sebagai modal pembangunan daerah. Pasalnya, sekitar triliunan aset yang ada di Kepulauan Meranti belum diserah-terimakan oleh Pemkab Bengkalis. Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Drs H T Akhrial menyatakan Pemkab Bengkal....
Selasa,19 Maret 2013 | 06:03:00 WIB

9.658 Siswa Meranti Siap Ikuti Ujian Nasional

9.658 Siswa Meranti Siap Ikuti Ujian Nasional SELATPANJANG - Sebanyak 9.658 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA se-Kepulauan Meranti, tahun ini akan mengikuti Ujian Nasional (UN). Rinciannya, SMA sederajat sebanyak 2.726 siswa, SMP/MTs 3.149 siswa, dan 3.783 siswa SD/MI. “Untuk mempersiapkan para siswa kita, sudah dilakukan 3 kali try out untuk seluruh siswa yang akan menjadi peserta UN, mulai dari SD hingga S....
Selasa,19 Maret 2013 | 06:09:00 WIB

Masyarakat Meranti Diminta Ikut Jaga Asset Daerah

Masyarakat Meranti Diminta Ikut Jaga Asset Daerah Selatpanjang-Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy, menghimbau setiap proyek pemerintah yang dilaksanakan di mana saja harus dijamin keamananya. Karena semua itu merupakan asset pemerintah dan untuk rakyat. Semua harus bertanggungjawab mulai dari tingkat RT. "Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah setempat. Mulai dari RT/RW bahkan kepala desa maupun Camat harus ....
Selasa,19 Maret 2013 | 07:14:00 WIB

Sekda Meranti Curhat ke Masyarakat

Sekda Meranti Curhat ke Masyarakat TEBINGTINGGI TIMUR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, H Zubiarsyah MS SH, menegaskan bahwa tidak benar kalau pemerintah daerah tidak merata dalam melakukan pembangunan. Pasalnya, banyak program yang tersangkut dan tidak disetujui saat pembahasan di DPRD, dan diharapkan masyarakat bisa memaklumi kondisi itu. “Sangat berlebihan jika kami dinilai tidak me....
Selasa,19 Maret 2013 | 03:37:00 WIB

Target PAD Meranti 2013 Meningkat

Target PAD Meranti 2013 Meningkat SELATPANJANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Meranti pada Tahun Anggaran 2013 ini ditargetkan meningkat dari angka Rp 22 Miliar pada tahun 2012 lalu. Pada Tahun ini target PAD mencapai angka Rp 30 Miliar, meningkat sekitar Rp 8 Miliar dari tahun sebelumnya. “Kita akan berupaya mendata seluruh potensi yang ada di daerah ini. Jika kita melihat dari ....
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Kamis,24 Juli 2014 | 09:27:00 WIB

Pengusaha Pujasera O2 Santuni Anak Yatim

Pengusaha Pujasera O2 Santuni Anak Yatim SELATPANJANG - Berkah bulan Ramadhan bagi para anak yatim dan dhuafa di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, tidak hanya datang dari kegiatan santunan oleh Pemerintah Daerah. Pengusaha Pujasera O2 Selatpanjang juga turut berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa. Bertempat di kediaman Pengusaha Pujasera O2 Selatpanjang, Hermanto Hengky, di gang jambu Selatpanjang, K....
Rabu,23 Juli 2014 | 03:32:00 WIB

Bupati Meranti Senang Harga Sembako Masih Stabil

Bupati Meranti Senang Harga Sembako Masih Stabil SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mengaku senang karena harga kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Kota Selatpanjang masih relatif stabil. Untuk lebaran, jumlah stok sembako juga mencukupi.   "Alhamdulillah menjelang lebaran nanti stok....
Rabu,23 Juli 2014 | 03:27:00 WIB

Setiap PLN Berulah, Pemkab Kena Imbas Masalah

Setiap PLN Berulah, Pemkab Kena Imbas Masalah SELATPANJANG - Krisis listrik berkepanjangan membuat kesal masyarakat Selatpanjang. Kekesalan tak hanya ditujukan kepada PLN, Pemkab Kepulauan Meranti turut menjadi sasaran. Padahal pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan atau mengintervensi kebijakan PLN.   Demikian dik....
Rabu,23 Juli 2014 | 03:24:00 WIB

Tahun Ini Tidak Ada Dana Bantuan Koperasi

Tahun Ini Tidak Ada Dana Bantuan Koperasi SELATPANJANG - Pembina Koperasi Pedagang Pasar, yang juga anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardiansyah, pernah menyampaikan keluhan terkait tak adanya bantuan Pemda untuk modal usaha perdagangan masyarakat. Ternyata, tahun ini jenis bantuan itu memang tidak dianggarkan.   ....
Rabu,23 Juli 2014 | 01:24:00 WIB

Dinsosnakertrans Meranti: Perda Gepeng Belum Jadi Kebutuhan

Dinsosnakertrans Meranti: Perda Gepeng Belum Jadi Kebutuhan SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menilai daerah ini belum memerlukan adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Gepeng (pengemis) dan gelandangan. Selain biaya membuat perda itu sangat mahal, jumlah gepeng dan gelandangan juga tidak banyak.   "Untuk sementara Perda gepeng belum kita perlukan, Dikhawatirkan hanya terke....