Warga Medang Meranti Dambakan Jaringan PLN

Dibaca: 1737 kali  Minggu,22 September 2013 | 10:07:00 WIB

Warga Medang Meranti Dambakan Jaringan PLN
Ket Foto :

SELATPANJANG – Keterbatasan PLN dalam membangun jaringan PLN di Kecamatan Rangsang, benar-benar membuat masyarakat lelah. Terutama masyarakat Desa Tanjung Medang, yang berada di pesisir Timur Laut pusat kota Tanjung Samak sebagai ibu kota Kecamatan Rangsang. Pasalnya, selama ini untuk penerangan warga mengoperasikan mesin diesel secara swadaya yang disambung dari rumah ke rumah tidak kuat lagi untuk beli solar.  

Berdasarkan data Pemerintah Desa Tanjung Medang, lebih dari 80 persen warga memiliki mesin ginset. Namun semenjak kenaikan harga BBM, lebih dari 48 persen mesin diesel milik warga tak lagi beroperasi karena tak mampu membeli bahan bakar  solar yang harganya mencapai Rp13 ribu-Rp15 ribu perkilo liternya.

Menurut Kepala Desa Tanjung Medang Agus Saputra, dalam menyikapi keinginan masyarakat Tanjung Medang yang jumlanya lebih dari 300 KK untuk segera menikmati jaringan listrik PLN perlu direalisasikan. “Mahalnya harga solar membuat masyarakat pasrah dan lelah. Bayangkan saja dengan kekuatan mesin dyanamo 3 kg, rata-rata dalam satu malam menghabiskan solar 2,5 kilogram. Dengan demikian, dalam satu bulan harus menyediakan 75 kilogram atau setara dengan Rp1.125.000/bulannya. Dengan demikian, jelas sangat memberatkan masayarakat. Untuk itu, kita berharap ada upaya dari PLN Rangsang untuk segera menambah jaringan baru ke Tanjung Medang. Kita yakin, masyarakat siap bermitra menjadi pelanggan PLN,” ujar Agus Saputra belum lama ini dilansir haluankepri.com.

Dikatakan Agus, dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terus terpuruk akibat jatuhnya harga jual beli kelapa bulat di pasaran,  benar-benar menyulitkan masayarakat. Dengan biaya hidup yang terus meningkat dan tidak diiringi dengan peningkatan pendapata, jelas akan menjadi beban. Apalagi sampai harus mengeluarkan biaya operasional, membeli minyak solar untuk mensin ginset yang jumlahnya mencapai Rp1 j uta lebih. Bila dikalkulasikan dengan penggunaan arus listrik PLN, jelas jauh lebih irit.Dengan demikian, alokasi biaya pembelin minyak solar bisa di alihkan untuk kepentingan pendidikan maupun  kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Hal inilah yang menggiring masyarakat mendesak agar PLN segera membangun jaringan baru ke Tanjung Medang. “Kalaupun PLN belum bisa meralisasikan pembangunan jaringan baru, minimal ada upaya konkritlah dari Pemkab Meranti. Yang jelas masyarakat Tg. Medang sangat berharap untuk segera bisa  menikmati listrik 24  jam secara permanen” beber Kades Agus Saputra.

Selain berharap ada upaya program penambahan jaringan PLN bersinergi dengan Pemkab Meranti, Kades Agus juga mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan untuk mengajukan permohonan penyediaan mesin listrik tenaga sonar (tenaga surya) dari Pemerntah Propinsi ataupun pemerintah Puast.   “Soal berhasil tidaknya, itu tergantunglah pada kebijakan dan kemurahan hati Pemerintah. Namun,kita terus berpaya untuk meminta ketesediaan listrik permanen di Tg. Medang. Kalaupun tak bisa dari jaringan PLN, minmal ada program listrik tenaga surya system terkoneksi satu hamparan” tandas Kades Tg. Medang tersebut.

Banyak Belum Nikmati Listrik PLN

Camat Rangsang Janevi Maeza, Jumaat (20/9) mengatakan sampai hari ini masih banyak masyarakat di berbagai pelosok pedesaan di Kecamatan Rangasang yang belum menikmati listrik PLN. Kalaupun ada warga yang sudah bersentuhan dengan listrik, pada umumnya berasal dari mesin ginset milik pribadi yang disambungkan ke rumah-rumah warga. Karena terbatasnya kapasitas daya, akibatnya tidak bertahan lama. Apalagi dengan naiknya harga solar, masyarakat pemilik mesin ginset tak lagi mampu menghidupkan mesin ginsetnya setiap malam. “Puluhan ribu warga Kecamatan Rangsang belum menikmati listrik PLN. Tidak hanya di Tg. Medang, tapi juga merata di desa-desa di Kecamatan Rangang Pesisir. Untuk itu, pihaknya berharap agar parakdes untuk teus berupaay meminta penambahan jaringan listrik PLN” ungkap Camat   Janevi Maeza.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com