50 Ha Lahan Disiapkan Untuk Pertanian di Desa Mekar Baru

Dibaca: 1752 kali  Senin,30 September 2013 | 11:26:00 WIB

50 Ha Lahan Disiapkan Untuk Pertanian di Desa Mekar Baru
Ket Foto :

SELATPANJANG – Desa Mekar Baru yang merupakan desa pemekaran dari desa Melai Kecamatan Rangsang Barat, telah menyiapkan lebih dari 50 hektar (Ha)  untuk program pengembangan pertanian dan peternakan pasang surut. Kebijakan Pemerintah Desa Mekar Baru ini menyiapkan puluhan hektar lokasi pertanian dan peternakan dalam upaya menumbuh kembangkan ekonomi berbasis masyarakat dalam upaya memberantas kemiskinan.

Diharapkan dengan kebijakan ini, kedepan Mekar Baru akan tumbuh menjadi salah satu lumbung pangan di Meranti.

Demikian diungkapkan Kepala Desa Mekar Baru,  Nurdin, Minggu (22/9) di Sidoarja Rangsang Barat.

“Jadi dengan terus bertambahnya  kawasan pantai desa ini, otomatis areal pengembangan lahan pasang surut turut meluas. Untuk itu, kita sudah plot lahan seluas 50 hektar lebih untuk kepentingan pengembangan lahan pertanian dan peternakan pasang surut. Kita berkeinginan kedepan dareah ini bisa tumbuh menjadi kawasan sentra lumbung pangan Meranti” ujar Nurdin dilansir haluankepri.com.

Menurutnya, untuk saat ini Desa Mekar Baru memiliki luas potensi lahan persawahan seluas 250 hektar dengan tingkat produktifitas hasil panen gabah keringnya 3.6 ton/musim tanam. Dengan hasil produksi gabah kering padi tersebut, Desa Mekar Baru dalam satu tahun mampu  menghasilkan gabah kering giling padi sebesar 900 ton/tahun. Meskipun ini belum maksimal, dengan terus meningkatnya kemampuan petani dalam mengolah lahan, diperkirakan hasil panen pada musim tanam 2013/2014 akan terus meningkat. Apalagi Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan, terus berkomitmen untuk meningkatkan produktifitas panen padi.

Dengan adanya sinergi yang saling mendukung, masyarakat Desa Mekar Baru optimis target swasembada pangan lokal, bisa terpenuhi. “Secara emosional, petani desa Mekar Baru siap untuk mensukseskan program swasembada pangan lokal. Namun, upaya ini harus didukung dengan  keseriusan Pemkab Meranti dalam mempersiapkan kebutuhan infrastrukturnya. Yang paling vital itu ada tiga, yakni tanggul pengangan, pintu klip dan akses jalan lintas Desa Mekar Baru ke jalan poros Kecamatan Rangsang Barat. Sampai hari ini, desa Mekar Baru belum memiliki akses ke jalan poros. Jalan Ibrahim yang menjadi pintu masuk ke jalan poros, masih berupa jalan tanah dengan volume 2,5 kilo meter” beber Kades Nurdin. (rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com