Rusli Zainal Kecewa Berat dengan Realisasi APBD

Dibaca: 935 kali  Sabtu,26 Oktober 2013 | 11:31:00 WIB

Rusli Zainal Kecewa Berat dengan Realisasi APBD
Ket Foto :

PEKANBARU - Gubernur Riau HM Rusli Zainal kecewa berat. Penyebabnya, realisasi APBD Riau 2013 yang hingga kini baru menyentuh 48 persen. Angka itu, menurutnya sangat rendah, karena pada November nanti targetnya mencapai 90 persen.

"Selama saya menjabat dari tahun-tahun tidak pernah terjadi seperti ini," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Fahmi Zal menyampaikan ungkapan Rusli, Jumat (25/10/2013) dilansir halloriau.com.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Rusli sekitar lima bulan terakhir ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terbelit kasus kehutanan dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia sudah hampir dua pekan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB di Jalan Sialang Bungkuk, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Sebelumnya sekitar empat bulan pria yang kerap disapa RZ itu ditahan di Rutan KPK di Jakarta.

Menurut Fahmi, Gubri yang pada 21 November 2013 masa jabatannya akan berakhir menuntut para pejabat Pemerintah Provinsi Riau memasuki triwulan keempat ini bekerja keras. "Beliau (Rusli) mengharapkan pada akhir tahun target APBD Riau 2013 dapat dicapai," ungkapnya.

Fahmi mengatakan, selama di Rutan, Gubri tetap memperhatikan kondisi Riau. "Beliau tetap memantau jalannya pemerintahan, termasuk soal realisasi APBD Riau itu. Beliau pernah menargetkan realisasi APBD mencapai 90 persen. Namun di luar dugaan, memasuki akhir tahun tak sesuai harapan," katanya lagi.

Dari dalam Rutan, lanjut Fahmi, Rusli tetap memikirkan masyarakat Riau. Mantan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) itu pun masih tetap dikunjungi masyarakat. Hal itu, katanya, memberikan kekuatan tersendiri bagi Rusli.

Selain itu, Fahmi menambahkan, Rusli memberikan dukungan penuh pada istrinya, Septina Primawati Rusli yang masih aktif melakukan berbagai kegiatan. Baru-baru ini, Septina mengikuti Jambore KAT (Komunitas Adat Terasing) dengan suku adat terpencil.

Setiap hari Jumat, Rusli pun menjadi imam Shalat Jumat di Rutan. Kemarin Rusli menjadi imam dengan mengenakan baju koko putih. "Ada ibu-ibu pekerja kebersihan yang menghampiri dan memeluk beliau," ungkap Fahmi. (rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com