Meranti Siapkan 25 M Untuk Listrik Pedesaan

Dibaca: 1231 kali  Jumat,08 November 2013 | 10:53:00 WIB

Meranti Siapkan 25 M Untuk Listrik Pedesaan
Ket Foto :

SELATPANJANG – Suara ombak Selat Malaka yang menghantam bibir tebing Desa Tanah Merah Rangsang Pesisir, tak pernah surut. Sebongkah tanah dalam ukuran 2 meter, terlihat mulai lepas dari daratan tinggal menunggu jatuh ke laut. Disisi lain, terlihat  dua batang pohon kelapa yang berdiri miring dengan kondisi akarnya yang mulai tercabut dari tanah. Hening malam di pantai Tanah Merah terasa sepi, bunyi jangkrik yang biasanya menjadi teman sepanjang malam tak lagi terdengar. Nyala obor yang menjadi peneranga puluhan anak-anak pulang dari mengaji yang terbuat dari daun kelapa kering, kini tak lagi terlihat.

Kini wajah kelam malam Desa Tanah Merah sontak berubah, cahaya lampu listrik menjadi penghias malam. Samar-samar bunyi suara televisi dan riuh warga desa yang bersorak menyaksikan siaran lansung partai final  Piala AFF antara timnas U19 dengan tim Vietnam, terdengar memecah malam desa yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka tersebut. Wajah Desa Tanah Merah, dalam kurun tiga tahun ini memang sudah berubah. Jalan semenisasi, listrik menyala sepanjang menjadi wajah baru desa berpenduduk lebih dari 3000 jiwa tersebut.

Cerita di atas merupakan sepenggal dari sebuah bukti keseriusan Pemkab Meranti dalam menggesa percepatan pembangunan infrastruktur di pedesaan Meranti. Seiring dengan  peningkatan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti, program percepatan pembangunan infrastruktur dasar terus digesa.

Dengan porsi 60 persen dari total APBD yang diperuntukkan bagi program  belanja publik, realisasi penggunaan anggaran diarahkan pada upaya pembenahan pembangunan infrastruktur mulai dari pembangunan jalan, jembatan, sekolah dan listrik pedesaan. Ketiga aspek pembangunan infrastruktur ini memang menjadi prioritas Pemkab Kepulauan Meranti. Berdasarkan data Dinas Pertambangan Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Kepulauan Meranti, setiap tahunnya belasan miliar rupiah untuk pembangunan listrik pedesaan melalui program Meranti terang benderang. Dalam tiga tahun, Pemkab Kepulauan Meranti telah menggelontorkan dana sebesar Rp46.270.675.000 untuk merealisasikan program listrik untuk masyarakat.

Bupati Kepulauan Meranti Irwan, MSi mengatakan, penyediaan listrik untuk masyarakat menjadi salah satu priortias program pembangunan infrastruktur dasar di Meranti. Digesanya program penyediaan listrik untuk masyarakat pedesaan ini sebagai upaya untuk memberikan spirit pada masyarakat untuk lebih produktif. Disamping itu, dengan tersedianya listirk di pedesaan diharapkan mampu mengubah wajah kelam malam di pedesaan menjadi terang benderang. Bayangkan saja, sebelum Meranti mekar persentase elektrifikasi listrik di Meranti hanya 32%, jauh dari kabupaten kota lainnya. Lebih dari 75% dari 101 desa dan kelurahan di Meranti belum menikmati listrik. Kondisi ini jelas sangat miris, sementara negeri ini sudah merdeka lebih dari 68 tahun. Realitanya,  aktifitas perekeonomian daerah dan negeri ini di sumbangkan oleh masyarakat pedesaan. Sementara masyrakat pedesaan sangat miskin sentuhan pembangunan kelistrikan. Berpijak dari kondisi riil tersebut, Pemkab Meranti berupaya untuk terus mengalokasikan anggaran penyediaan listrik pedesaan melalui program Meranti terang benderang.

“Dengan kondisi desa-desa yang rural jaringan PLN, jelas sangat tidak mungkin berharap listrik. Apalagi dengan kondisi mesin PLN yang sangat terbatas. Kalau menunggu PLN masuk ke puluhan desa-desa tepencil, entah sampai kapan harus menunggu. Untuk itu, kita berupaya mengirimkan mesin-mesin ginset untuk menyediakan listrik bagi masyarakat diberbagai pelosok pedesaan terpencil. Alhamdulilah, dalanm kurun waktu tiga tahun ini sudah lebih dari 27desa yang menikmati pogram listirk pedesaan melalui program listrik pedesaan yang dianggarkan  Pemkab Meranti melalui APBD disetiap tahun anggarannya. Untuk tahun 2013 ini, kita alokasikan anggaran sebesar 11.582.500.000 untuk penyediaan listrik di 11 desa. Untuk merealisasiakan program Meranti terang benderang, kita butuh anggaran sebesar 25 miliar lagi. Kita optimis dengan kekuatan anggaran tersebut, pada tahun 2015 seluruh pedesaan di Meranti sudah terang benderang dialiri listrik,” ungkap Bupati Irwan, MSi dilansir haluankepri.com.(rep2)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com