5 Kelompok Tani Dapat Mesin Pengolah Limbah Sagu

Dibaca: 1798 kali  Senin,11 November 2013 | 10:32:00 WIB

5 Kelompok Tani Dapat Mesin Pengolah Limbah Sagu
Ket Foto :

SUNGAITOHOR - Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE) Sumatera, Ir M Ilham Malik MSc bersama Anggota Komisi VII DPR RI, Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA, Sabtu (9/11) kemarin, melakukan kunjungan kerja ke Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam kunjungan itu, dilakukan penyerahan bantuan Alat Pengolah Limbah Sagu menjadi Pakan Ternak.

Hadir mendampingi kunjungan pejabat pusat itu, antara lain, Wabup Kepulauan Meranti, Drs H Masrul Kasmy MSi, Ketua DPRD, Hafizoh SAg, Anggota DPRD, Edi Mashudi SPdi, Asisten Pemerintahan Setda, Drs Defril MSi, Direktur Ekskutif Kadin Riau, Herwan SE, Sekretaris BLH Kepulauan Meranti, Gunardi, Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, para Kepala Desa, serta undangan para pengurus Kelompok Tani dan Pengusaha Bangsal Sagu.

Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, yang memfasilitasi acara tersebut  mengucapkan terimakasih atas bantuan Alat Pengolah Limbah Ampas Sagu untuk masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Timur dan Kecamatan lainnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Tentunya bantuan itu sangat tepat sasaran, mengingat daerah ini adalah daerah penghasil sagu dan banyak terdapat limbah ampas sagu. Apalagi Kecamatan Tebingtinggi Timur merupakan salah satu wilayah di Kepulauan Meranti yang dicanangkan sebagai Sentra Pakan Ternak dan Sentra Pakan Ternak pola integrasi dengan ampas atau repu sagu,” ucapnya.

Di Kecamatan Tebingtinggi Timur, ungkap Camat, terdapat 28 buah bangsal sagu basah dan tepung sagu, serta 1 buah pabrik Sagu Tepung milik Perusahaan. “Harapan kita tentunya bagaimana dengan alat ini, bisa merangsang masyarakat dalam pengembangan pakan ternak dari limbah ampas sagu. Limbah sagu yang selama ini dapat merusak lingkungan, kini menjadi bahan berharga untuk kesejahteraan masyarakat, melalui pengelolaan menjadi pakan ternak sapi,” tutur Camat.

Dalam sambutannya, Ketua PPE Sumatera, Ir M Ilham Malik MSc, menyampaikan bahwa melalui Sosialisasi Infrasruktur Hijau dapat menyerahkan bantuan Alat Pengolahan Limbah Ampas Sagu menjadi Pakan ternak. Di Kecamatan Tebingtinggi Timur sangat berpotensi untuk dikembangkan limbah ampas sagu sebagai pakan ternak. Bahkan bukan itu saja, dari kotoran dan kencing sapi bisa bermanfaat sebagai pupuk pertanian.

“Kegiatan ini merupakan hasil riset dan penelitian dari tim-tim kami, serta masukan dari Anggota DPR RI Komisi VII Bapak Arsjadjuliandi Rachman, yang merupakan mitra kerja Kementerian Lingkungan Hidup. Beliau banyak memberikan masukan sesuai dengan tugas komisinya di bidang lingkungan, riset lingkungan dan air bersih,” kata Ilham Malik.

Pada kesempatan itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA menyampaikan bahwa, kunjungannya ke Kecamatan Tebingtinggi Timur itu, adalah dalam rangka Reses ke daerah konstituen Partai Golkar di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kementerian LH adalah mitra kami, tugas kami masalah lingkungan, riset, air bersih serta sesuai tugas Komisi. Saya mengharapkan agar daerah ini sebagai basis Sagu terbaik Nasional tetap terjaga kearifan lokalnya. Mari kita kembangkan perkebunan sagu, dan industrinya dengan memperhatikan aspek lingkungan,” harapnya.

Acara Sosialisasi Infrastruktur Hijau PPE Sumatera tersebut, dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Masrul Kasmy MSi. Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa Kecamatan Tebingtinggi Timur baru berumur 3 tahun. Masih banyak infrastruktur yang belum terbangun, baik itu jalan seperti jalan lintas Desa Sungaitohor - Desa Lukun, serta infrastruktur lainnya.

“Harapan kami melalui Pemerintah Pusat dan Anggota DPR RI kedepannya dapat lebih memperhatikan Kabupaten kami yang baru mekar ini. Saya kira ini adalah tugas kita bersama dalam membangun bangsa dan negeri ini sesuai bidang tugas masing-masing,” kata Wabup Masrul.

Dipenghujung acara, Kepala PPE Sumatera, Anggota DPR RI Komisi VII Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA, menyerahkan bantuan alat pengolahan limbah ampas sagu tersebut kepada 5 kelompok petani se-Kabupaten Kepulauan Meranti, dan meninjau bangsal sagu yang ada di Desa Sungaitohor. (rep6)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com