Edited by Meranti Online Media
Hot News››

Artijo, Hakim Paling Killer di Mata Koruptor

Selasa,10 Desember 2013 | 08:00:00
 Artijo, Hakim Paling Killer di Mata Koruptor
Ket Foto :
Jakarta - Nama Hakim Artijo Alkostar ternyata sangat akrab di telinga para tahanan tindak pidana korupsi. Hakim Mahkamah Agung ini dikenal sebagai hakim killer kala menangani perkara tingkat kasasi. Setidaknya, begitulah cerita dari whistle blower Agus Condro. 
 
“Pengalaman saya waktu di penjara, kalau tahanan tahu Hakim Kasasi Artidjo, mereka puasa dan salat hajat tiap malam,” kata Agus Condro, mantan terpidana kasus suap cek pelawat terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia di Tangerang, Ahad, 8 Desember 2013. “Dia dikenal sebagai hakim killer dikalangan koruptor karena putusannya pasti bertambah.”
 
Angelina Patricia Pingkan Sondakh merupakan satu dari terpidana kasus korupsi yang merasakan putusan Hakim Kasasi, Artijo Alkostar. Angie divonis 12 tahun penjara plus harus mengembalikan duit Rp 36,6 miliar. Putusan ini memperberat hukuman Angie dalam kasus suap penanganan proyek di Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Majelis hakim yang bersama Artijo adalah M.S. Lumme dan Mohammad Askin. 
 
Semula Angie divonis 4 tahun enam bulan. Dendanya pun hanya Rp 250 juta atau ganti kurungan enam bulan. Pengadilan banding menguatkan keputusan ini. Namun, kata Agus, koruptor baru akan merasa kapok setelah kena vonis berat seperti yang dirasakan Angie. (rep05)
Baca Berita Terkait
Selasa,19 Maret 2013 | 04:17:00 WIB

Bupati Minta Perusahaan Nakal Diblacklist

Bupati Minta Perusahaan Nakal Diblacklist SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi, memberi perhatian serius terhadap proyek pembangunan Kantor Camat Pulau Merbau yang masih terbengkalai. Bupati menegaskan, proyek itu tetap dilanjutkan, dengan sudah dianggarkan pada APBD 2013 sebesar Rp2 miliar. “Saya minta Dinas Pekerjaan Umum memberikan sanksi atau blacklist terhadap rekanan yang tidak menye....
Selasa,19 Maret 2013 | 04:28:00 WIB

Pelabuhan Desa Banglas Tebing Tinggi Butuh Perbaikan

Pelabuhan Desa Banglas Tebing Tinggi Butuh Perbaikan SELATPANJANG – Kondisi pelabuhan rakyat di Desa Banglas sungguh sangat mengkhawatirkan. Pasalnya tiang-tiang penyangga yang terbuat dari kayu Nibung tersebut sudah mulai miring akibat gerusan ombak hingga menyebabkan lantai pelabuhan ini hampir rubuh. Pelabuhan kayu sepanjang lebih kurang 100 meter ini dibangun tahun 2008 lalu, oleh program Pemerintah Provinsi Riau. Pelab....
Selasa,19 Maret 2013 | 05:43:00 WIB

DPRD Minta Tarif Roro Kampung Balak tidak Mahal

DPRD Minta Tarif Roro Kampung Balak tidak Mahal SELATPANJANG – Keberadaan roro di Kampung Balak yang menghubungkan Kepulauan Meranti dengan Riau daratan sebenarnya dinilai bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk itu, diharapkan pula tarif yang dikenakan bagi para penumpang jasa penyeberangan tersebut tidaklah terlalu mahal. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg, menilai ....
Selasa,19 Maret 2013 | 05:48:00 WIB

DPKP Akan Tempatkan Staf Rayon di Setiap Pasar

DPKP Akan Tempatkan Staf Rayon di Setiap Pasar SELATPANJANG – Guna menjaga dan mengatur ketertiban di sejumlah pasar Kota Selatpanjang, Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti berencana menempatkan petugas rayon pasar yang ditempatkan di pos yang akan dibangun di setiap pasar. Hal ini diungkapkan Kadis Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Teddy Mar, saat m....
Selasa,19 Maret 2013 | 05:56:00 WIB

APBD Meranti 2013 Sudah Bisa Digunakan

APBD Meranti 2013 Sudah Bisa Digunakan SELATPANJANG - APBD Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2013, sudah bisa dimanfaatkan, setelah melalui proses verifikasi ditingkat provinsi hingga Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI. Namun realisasi program tergantung pengajuan berkas setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA....
Selasa,19 Maret 2013 | 06:01:00 WIB

Pemkab Meranti Verifikasi Aset Menyeluruh

Pemkab Meranti Verifikasi Aset Menyeluruh SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti masih terus melakukan verifikasi sebagai upaya untuk memperjelas status dan kondisi aset yang nanti akan dijadikan sebagai modal pembangunan daerah. Pasalnya, sekitar triliunan aset yang ada di Kepulauan Meranti belum diserah-terimakan oleh Pemkab Bengkalis. Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Drs H T Akhrial menyatakan Pemkab Bengkal....
Selasa,19 Maret 2013 | 06:03:00 WIB

9.658 Siswa Meranti Siap Ikuti Ujian Nasional

9.658 Siswa Meranti Siap Ikuti Ujian Nasional SELATPANJANG - Sebanyak 9.658 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA se-Kepulauan Meranti, tahun ini akan mengikuti Ujian Nasional (UN). Rinciannya, SMA sederajat sebanyak 2.726 siswa, SMP/MTs 3.149 siswa, dan 3.783 siswa SD/MI. “Untuk mempersiapkan para siswa kita, sudah dilakukan 3 kali try out untuk seluruh siswa yang akan menjadi peserta UN, mulai dari SD hingga S....
Selasa,19 Maret 2013 | 06:09:00 WIB

Masyarakat Meranti Diminta Ikut Jaga Asset Daerah

Masyarakat Meranti Diminta Ikut Jaga Asset Daerah Selatpanjang-Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy, menghimbau setiap proyek pemerintah yang dilaksanakan di mana saja harus dijamin keamananya. Karena semua itu merupakan asset pemerintah dan untuk rakyat. Semua harus bertanggungjawab mulai dari tingkat RT. "Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah setempat. Mulai dari RT/RW bahkan kepala desa maupun Camat harus ....
Selasa,19 Maret 2013 | 07:14:00 WIB

Sekda Meranti Curhat ke Masyarakat

Sekda Meranti Curhat ke Masyarakat TEBINGTINGGI TIMUR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, H Zubiarsyah MS SH, menegaskan bahwa tidak benar kalau pemerintah daerah tidak merata dalam melakukan pembangunan. Pasalnya, banyak program yang tersangkut dan tidak disetujui saat pembahasan di DPRD, dan diharapkan masyarakat bisa memaklumi kondisi itu. “Sangat berlebihan jika kami dinilai tidak me....
Selasa,19 Maret 2013 | 03:37:00 WIB

Target PAD Meranti 2013 Meningkat

Target PAD Meranti 2013 Meningkat SELATPANJANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Meranti pada Tahun Anggaran 2013 ini ditargetkan meningkat dari angka Rp 22 Miliar pada tahun 2012 lalu. Pada Tahun ini target PAD mencapai angka Rp 30 Miliar, meningkat sekitar Rp 8 Miliar dari tahun sebelumnya. “Kita akan berupaya mendata seluruh potensi yang ada di daerah ini. Jika kita melihat dari ....
Tulis Komentar
Baca Berita Lainnya
Selasa,02 September 2014 | 12:07:00 WIB

KPK Ajukan Banding Soal Vonis Ratu Atut

 KPK Ajukan Banding Soal Vonis Ratu Atut JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi terhadap Gubernur Banten nonaktif, Atut Chosiyah. KPK mengajukan banding lantaran putusan tersebut jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa.   "Pasti ada kekecewaan, tetapi akan dituangkan dalam bentuk hukum," u....
Selasa,02 September 2014 | 12:06:00 WIB

Eks Isteri Andhika Ngaku Pelaku Adegan Mesum Itu Dirinya

 Eks Isteri Andhika Ngaku Pelaku Adegan Mesum Itu Dirinya Bandung-R (33), perempuan cantik berambut panjang yang melakukan adegan mesum dengan berseragam Pemkot Bandung, datang ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan pada Senin (1/9/2014) kemarin.    Kedatangan R berkaitan dengan laporan Pemkot Bandung yang merasa nama baik mereka tercemar karena R memakai seragam pemerintahan pada saat melakukan po....
Selasa,02 September 2014 | 12:06:00 WIB

Biadab, Mayat Bayi Umur Satu Hari Ini Digantung di Tiang Listrik

 Biadab, Mayat Bayi Umur Satu Hari Ini Digantung di Tiang Listrik JAKARTA - Seorang bayi yang sudah dalam kondisi tewas digantung di tiang listrik, depan terminal Kalideres, Jalan Daan Mogot, Kelideres, Jakarta Barat, Selasa (2/9/2014) siang.   Kapolsek Kalideres, Kompol Dermawan Karo Sekali mengatakan, mayat bayi yang diperkirakan baru berumur satu hari itu ditemukan sudah dalam kondisi ari-arinya putus. "Sopir yang me....
Selasa,02 September 2014 | 12:06:00 WIB

Mau Beli Rumah, Polisi Ini Malah Ketipu Rp335 Juta

 Mau Beli Rumah, Polisi Ini Malah Ketipu Rp335 Juta Pekanbaru-Seorang perwira jajaran Polda Riau berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) Jhon Rifai, tertipu Rp 335 juta oleh temannya sendiri sewaktu membeli rumah di Jalan Merak Utama, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polda Riau.   Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo dikonfirmasi merdeka.com ....
Senin,01 September 2014 | 01:07:00 WIB

Ratu Atut Bungkam Soal Sidang Vonis

Ratu Atut Bungkam Soal Sidang Vonis Jakarta - Ratu Atut Chosiyah menghadapi sidang pembacaan putusan (vonis) hari ini. Atut enggan berkomentar soal putusan yang akan dibacakan majelis hakim.   Atut tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, sekitar pukul 10.08 WIB Senin (1/9....
Selasa,02 September 2014 - 12:07:00 WIB

Ini Dia Alasan Falcao Pindah ke Manchester United

Selasa,02 September 2014 - 12:07:00 WIB

KPK Ajukan Banding Soal Vonis Ratu Atut

Selasa,02 September 2014 - 12:06:00 WIB

Eks Isteri Andhika Ngaku Pelaku Adegan Mesum Itu Dirinya

Selasa,02 September 2014 - 12:06:00 WIB

Pendaftar Calon Pimpinan KPK Sudah 47 Orang

Selasa,02 September 2014 - 12:06:00 WIB

SDA Tetap Ogah Mundur dari Ketup PPP

Selasa,02 September 2014 - 12:06:00 WIB

Harga Elpiji Diusulkan Naik Rp1.000-Rp1.500

Selasa,02 September 2014 - 12:06:00 WIB

Inspirasi Minggu Ini: Hati-Hati Kalau Curhat di Media Sosial

Selasa,02 September 2014 - 12:06:00 WIB

Mau Beli Rumah, Polisi Ini Malah Ketipu Rp335 Juta

Selasa,02 September 2014 - 12:05:00 WIB

Smartphone Tertipis Sebesar Pensil telah Dirilis