Polisi Masih Periksa Beberapa Saksi

Dibaca: 1048 kali  Kamis,13 Februari 2014 | 01:55:00 WIB

Polisi Masih Periksa Beberapa Saksi
Ket Foto :

SELATPANJANG - Polres Kepulauan Meranti masih memeriksa beberapa saksi terkait kebakaran lahan di Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau. Pemeriksaan baru dilakukan pada masyarakat pemilik lahan dan pihak rekanan, untuk pihak perusahan baru akan diperiksa setelah proses pemadaman api tuntas.
 
Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Reskrim, AKP Antoni L Gaol SH MH, di Selatpanjang. Adapun beberapa saksi yang diperiksa adalah Pandu Siregar (40) Askeb mes PT NSP, Nasrullah Sitanggang (41) Mandor kontraktor PT Nuansa Pertiwi mes PT NSP, dan Seiko (43) Mandor PT SNI mes PT NSP.
 
“Para saksi menjelaskan bahwa sumber api berasal dari kebun warga hingga mengakibatkan lahan baru tanaman milik PT NSP musnah terbakar berikut 4 unit alat berat milik PT SNI (rekanan PT NSP) juga habis terbakar,” kata Antoni.
 
Diungkapkan Antoni juga, hasil pantauan mereka di lapangan, api sudah dapat dilokalisir, namun hampir seluruh lahan seluas 1000 Ha masih menyala dan mengeluarkan asap.
 
“Sat Reskrim tetap akan mengembangkan kasus tersebut dengan memanggil dan memeriksa warga pemilik lahan yang terbakar berdekatan dengan areal PT NSP, pihak manajemen PT NSP belum dapat dilakukan pemeriksaan menunggu pemadaman api selesai,” sebutnya.
 
Sementara itu, berdasarkan laporan data Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), hingga Selasa (11/2/2014) sampai pukul 14.00 Wib, di wilayah hukum Polsek Rangsang, Kepulauan Meranti, luas lahan yang sudah terbakar berjumlah 158 hektar.
 
Titik kebakaran itu antara lain di Desa Gemalasari Kecamatan Rangsang. Dusun Pendapat RT02 RW01, hutan atau kebun masyarakat dengan luas lebih kurang 35 hektar, api sudah dapat dipadamkan pada tanggal 28 Januari 2014 lalu, namun hidup kembali karena lahan gambut. Kemudian kebun masyarakat dan hutan bakau di tepi laut Dusun Harapan RT03 RW02 dengan luas terbakar lebih kurang 3 hektar dan sedang dilakukan pemadaman oleh masyarakat.
 
“Selain di Desa Gemalasari, kebun milik masyarakat Desa Tebun juga terbakar dengan luas kebakaran lebih kurang 2 hektar, dan saat ini sedang dilakukan Pemadaman oleh masyarakat,” kata Kasat.
 
Selain itu, lanjutnya, sekitar akses Jalan Desa Gayung Kiri Dusun 3 Jetty Rangsang yang mengarah ke lokasi areal PT SRL dengan luas terbakar lebih kurang 110 hektar, saat ini sedang dilakukakn pemadaman oleh masyarakat dibantu pihak PT SRL.
 
Kemudian area bekas tebangan dan semak belukar, merupakan lokasi yang diklaim masyarakat Desa Citra Damai juga terbakar dengan luas lahan terbakar lebih kuran 5 hektar, saat ini sedang dilakukan pemadaman oleh Pihak PT SRL.
 
“Juga areal tanaman Akasia milik PT SRL lokasi kompartemen I060 dengan luas lahan terbakar lebih kurang 2,09 hektar, saat ini sedang dilakukan pemadaman oleh PT SRL. Terakhir, kebakaran juga terjadi di area tanaman Akasia Milik PT SRL lokasi Kompartemen I052 dengan luas lahan terbakar lebih kurang 0,94 hektar dan juga sedang dilakukan pemadaman,” rincinya. (Rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com