Alamak, Pembakar Lahan di Rangsang Ini Sempat Kabur ke Pelalawan

Dibaca: 1589 kali  Kamis,20 Februari 2014 | 09:31:00 WIB

Alamak, Pembakar Lahan di Rangsang Ini Sempat Kabur ke Pelalawan
Ket Foto : Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi

Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti berhasil menangkap seorang tersangka pembakar lahan di Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sebelum ditangkap polisi, Mr sempat melarikan diri ke Kecamatan Penyalai Kabupaten Pelalawan.
 
Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, kepada GoRiau.com, Rabu (19/2/2014) malam, sebagaimana dikutip oleh Merantionline.com.
 
Kata Pandra, telah dilakukan penangkapan Mr Bin Bs (43) petani yang beralamat di Parit Sidodadi Desa Tanjung Samak. Tersangka ditangkap berdasrkan laporan polisi No: LP/ 07/ II /2014 /res Kep Meranti, tanggal 18 Februari 2014.
 
Disampaikan Pandra lagi, berdasarkan keterangan para saksi, Jasman Bin Datuk Johari (54), M Bakri (16), dan Santi Binti Jasman (24) yang merupakan warga Parit Sidodadi Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang, tersangka membakar lahan yang mana lokasinya kebetulan berdekatan dengan rumah tempat tinggal saksi.
 
"Mereka (para saksi, red) ikut memadamkan api sehingga tidak membakar rumahnya," kata Pandra.
 
Dijelaskan Pandra pula adapun kronologis kejadian sebagai berikut. Pada pertengahan bulan Jan 2014 lalu, tersangka meracun semak-semak yangg berada di kebun miliknya yang berlokasi di Parit Sidodadi Desa Tanjung Samak. Kemudian, Selasa (28/1/2014) lalu sekitar pukul 14.00 Wib tersangka datang dan membakar lahan yang sudah kering dengan tujuan ketika hujan turun akan menanam palawija dan pisang.
 
"Setelah api berkobar, dalam waktu bersamaan tiupan angin sangat kencang, yang membuat api merambat dan melebar hingga membakar lahan kebun para saksi dan milik masyarakat lainnya hingga seluas lebih kurang 50 Ha," tambah Pandra.
 
Kemudian disampaikan mantan Abang Jakarta 1991 itu lagi, setelah terjadi kebakaran, tersangka melarikan diri dan bersembunyi di Kecamatan Penyalai Kabupaten Pelalawan.
 
"Saat ini api sudah padam, akan tetapi masih mengeluarkan asap karena lahan gambut," ujar Pandra.
 
Bersamaan dengan penangkapan itu, Satreskrim Polres Meranti berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa potongan kayu terbakar. Sedangkan untuk rencana tindak lanjut, saat ini sedang dilakukan pemeriksaaan terhadap para saksi, tersangka, untuk melengkapi administrasi penyidikan, mendatangkan ahli dan diproses sesuai ketentuan.
 
Penangkapan ini merupakan penangkapan yang kedua terhadap pembakar lahan di Meranti. Sebelumnya, Selasa (18/2/2014) juga dilakukan penangkapan terhadap Su Bin Sn (44) petani yang tinggal di Jalan Alai-Mengkikip Desa Kundur Kecamatan Tebing Tinggi Barat dalam kasus yang sama. (Rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com