Dampak Asap Mulai Parah

Sekolah di Merbau Terpaksa Diliburkan Tiga Hari

Dibaca: 951 kali  Rabu,05 Maret 2014 | 09:01:00 WIB

MERBAU - Pihak UPT Disdikbud Kecamatan Merbau terpaksa meliburkan seluruh sekolah di wilayah Merbau selama tiga hari. Pasalnya, gangguan kabut asap yang mulai terjadi beberapa hari belakangan ini, cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan para siswa.
 
Hal itu disampaikan oleh Kepala UPT Disdikbud Merbau yang juga menaungi Kecamatan Pulau Merbau, Syafruddin S Hum, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (3/3/2014) kemarin.
 
Kata Syafruddin, sebelum itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disdikbud Kepulauan Meranti, terkait meliburkan aktivitas belajar-mengajar tersebut.
 
“Iya, kita terpaksa meliburkan anak-anak sekolah selama tiga hari. Kabut asap sudah semakin kuat. Kita khawatir siswa-siswi di Merbau ini sakit terkena dampak asap,” ungkapnya.
 
Ditambahkan Syafruddin lagi, sekolah diliburkan mulai dari Senin (3/3/2014) hingga Rabu (5/3/2014). Meski diliburkan, pihak sekolah tetap diminta mengarahkan para siswa untuk belajar dirumah. Dengan begitu, mereka bisa mengulang pelajaran yang tertinggal selama libur tersebut.
 
“Hari Kamis masuk lagi seperti biasa. Walaupun libur, anak-anak (siswa) tetap kita minta belajar dirumah. Sehingga tidak tertinggal materi pelajaran mereka,” sebut Syafruddin melalui sambungan seluler.
 
Di tempat terpisah Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, melalui Sekretaris Dinas, Rismawardi juga membenarkan adanya kebijakan untuk meliburkan sekolah di Merbau.
 
“Benar UPT Disdik Merbau menyampaikan persoalan tersebut ke kita. Sebenarnya, siswa tetap menjalankan aktivitas belajar, tapi di rumah. Ya, daripada berbahaya bagi kesehatan mereka, bagusnya diistirahatkan saja dirumah dalam beberapa hari ini. Tapi kalau guru tetap ke sekolah,” ujarnya. (Rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com