Ya Ampun, Susah Nian Dapat Air Bersih di Desa Beting

Dibaca: 1548 kali  Kamis,27 Maret 2014 | 09:11:00 WIB

 Ya Ampun, Susah Nian Dapat Air Bersih di Desa Beting
Ket Foto :

RANGSANG PESISIR - Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, selama ini ternyata mengalami krisis air bersih yang berkepanjangan. Jika kemarau terjadi sebentar saja, maka seluruh warga desa akan kesulitan mendapatkan air bersih.
 
Demikian dikatakan Atan, warga Dusun 2 Desa Beting, lewat ponselnya, Rabu (26/3) kemarin. Menurutnya, krisis air yang dialami masyarakat tidak hanya sebatas kebutuhan air bersih untuk minum dan memasak saja. Krisis air juga dialami untuk kebutuhan mandi dan cuci. Kemarau panjang yang  terjadi selama ini masyarakat semakin kesulitan
mendapatkan air. 
 
Atan menambahkan, saat ini warga sudah semakin jauh mencari sumber air tawar yang masih tersisa di bagian darat pulau tersebut. Warga harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air bersih itu. 
 
"Kondisi tersebut tidak akan bertahan lama, sebab semakin panjang masa kemarau, maka airpun akan semakin kering," sebut Atan.
 
Tanpa bantuan dan kepedulian pemerintah daerah bersama para anggota DPRD, maka krisis air bersih di Desa Beting ini akan terus menjadi keluhan masyarakat untuk selama-lamanya.
 
Edison warga Dusun 1 menambahkan,  Desa Beting berada pada sebuah pulau kecil di Pulau Rangsang. Desa tersebut dikelilingi oleh hutan bakau. Sehingga desa itu tidak memiliki hutan alam yang luas, sebagaimana yang terdapat di Pulau Padang atau Pulau Tebingtinggi. Sehingga semakin ke darat, maka akan semakin mendekat dengan bibir
pantai.
 
Masyarakat Desa Beting hingga sejauh ini memang masih mengkonsumsi air redang berwarna merah kecoklatan itu secara mentah. "Namun, jika musim kemarau berkepanjangan seperti ini, air sumur atau air tanah merah tersebut juga semakin mongering," ujarnya. (rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com