Jadi Cagar Budaya Nasional

BPNB Usulkan Lomba Lari Diatas Tual Sagu

Dibaca: 1043 kali  Kamis,03 April 2014 | 03:53:00 WIB

SELATPANJANG - Tahun 2014 ini Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) mengusulkan Lomba Lari Diatas Tual Sagu menjadi salah satu kekayaan Cagar Budaya Nasonal. Dengan begitu, tentunya tradisi masyarakat Meranti ini akan lebih dikenal ke seluruh Nusantara dan diakui sebagai warisan budaya nasional.
 
Lomba Lari Diatas Tual Sagu ini sendiri merupakan tradisi dan budaya asli masyarakat Kepulauan Meranti turun temurun. Jenis perlombaan ini mulai mengindonesia sejak aktif diperkenalkan oleh Sanggar Bathin Galang, salah satu sanggar seni di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
 
“Alhamdulilah, lomba lari di atas tual sagu yang kita promosikan selama ini telah diusulkan oleh BPNB kepada pemerintah pusat untuk menjadi cagar budaya nasional,” ujar Ketua Sanggar Bathin Galang, Sopandi, Rabu (2/4/2014) kemarin di Selatpanjang.
 
Ia mengaku mendapatkan informasi tersebut dari Kepala BPNB di Tanjung Pinang, Suarman, bahwa tahun ini lomba lari tual sagu masuk dalam usulan BPNB. “Kalau tahun sebelumnya mereka mengusulkan kain songket dan tenun siak, tahun ini giliran tradisi kita yang diusulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Sopandi.
 
Selain mengharapkan doa restu dari seluruh masyarakat Kepulauan Meranti, ia juga mengharapkan dukungan dari Pemkab Kepulauan Meranti untuk berpartisipasi dan aktif membackup BPNB Tanjung Pinang dalam proses pengusulan tersebut.
 
“Lomba lari ini hanya ada di Kepulauan Meranti, jangan sampai diambil orang lain. Tentunya ini akan menjadi brand dan ikon Kepulauan Meranti yang mengimplentasikan tradisi budaya masyarakat setempat,” ujar Sopandi.
 
Lomba Lari Diatas Tual Sagu sendiri akan dilaksanakan lagi bersamaan dengan Festival tahunan, Pesta Sungai Bokor, pada minggu kedua bulan Agustus 2014 mendatang. (Rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com