Bupati Irwan : Nilai UN Bukan Ukuran Pintar

Dibaca: 1739 kali  Senin,14 April 2014 | 04:42:00 WIB

Bupati Irwan : Nilai UN Bukan Ukuran Pintar
Ket Foto :

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi mengatakan bahwa nilai saat mengikuti Ujian Nasional tidak bisa dijadikan ukuran apakah anak itu pintar atau tidak. Sebab, buktinya ketika Pemkab mengirim anak-anak yang nilai saat UN pas-pasan, ternyata mampu mendapatkan IP terbaik di beberapa universitas luar.
 
Demikian dikatakan Bupati Kepulauan Meranti usai mengunjungi sejulah sekolah ketika memantau pelaksanaan UN di Kabupaten termuda se Riau itu. Menurutnya, nilai saat UN itu relatif, bisa saja sehari-hari nilai mereka bagus tetapi disaat Ujian Nasional nilai siswa kurang bagus.
 
“Banyak faktor yang bisa mempengarui. Buktinya mereka yang nilainya kurang bagus saat UN bisa dapat IP 4 di Perguruan Tinggi,” kata Irwan kepada sejumlah wartawan ketika ditemui di SMAN 2 Selatpanjang, Senin (14/4/2014) pagi.
 
Kata Irwan lagi, sebenarnya kualitas wawasan siswa itu yang paling penting diperbaiki. Untuk memperbaiki itu pula, pembangunan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti yang terlebih dahulu harus dibangun.
 
“Kalau mereka nyaman saat belajar, pasti kualitas nya lebih tinggi. Makanya kita tekankan fasilitas pendidikan itulah yang pertama harus ditingkatkan,” ujar Bupati Irwan lagi.
 
Namun dari sisi penyelenggaraan, tahun ini kata Irwan penyelenggaraan UN di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah lebih baik. “Sudah banyak peningkatan,” tambah Irwan.
 
Sementara itu, untuk tahun 2014 ini ada sebanyak 2.678 orang siswa yang ikut UN. Dengan rincian SMA sebanyak 19 sekolah negeri dan swasta, dengan total siswa 1.747 orang. SMK negeri dan swasta ada 5 sekolah total siswa 4.56 dan MA sebanyak 15 sekolah dengan total siswa 476 orang. Sedangkan untuk Paket C, UN dilaksanakan pada sore hari. Untuk paket C ini ada sekitar 445 orang.
 
Kemudian terkait antisipasi sms jawaban UN yang banyak beredar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Bakhtiar mengaku sudah memberitahu ke semua sekolah agar jangan percaya dengan sms yang tidak bertanggungjawab.
 
“Kita himbau semuanya jangan pernah percaya pada sms yang mengirim jawaban UN, percayalah pada diri sendiri,” kata Bakhtiar pula.
 
UN di Merbau Berjalan Aman dan Tertib
 
Sementara itu, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat Tahun 2014 yang berlangsung di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung aman dan tertib. Ujian dilaksanakan di tiga lokasi yaitu SMA 1 Merbau, SMK 1 Merbau dan Madrasah Aliyah (MA).
 
Pelaksanaan ujian nasional hari pertama ini langsung ditinjau Unsur Pimpinan Kecamatan (UPIKA) Kecamatan Merbau yaitu Camat Merbau, Wan Abdul Malik SPdi, Kapolsek Merbau, AKP Syahruddin Tanjung, Danramil 303 Merbau, Kapten Inf Hasan Ibrahim serta didampingi pihak dari Dinas Pendidikan Riau, Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti dan tim pemantau dari Universitas Riau.
 
Kapolsek Merbau AKP Syahruddin Tanjung mengatakan khusus untuk pengamanan ujian nasional di Kecamatan Merbau, pihaknya menurunkan tiga personel yang di tempatkan di lokasi-lokasi ujian.
 
Sementara data peserta ujian nasional di Kecamatan Merbau adalah SMA Negeri 1 Merbau diikuti 170 siswa, di SMK Negeri 1 Merbau diikuti 53 siswa dan di Madrasah Aliyah Merbau 69 siswa.
 
“Pada hari pertama ini, semua proses dan prosedur berjalan aman dan terkendali, kita harapkan ini akan terus berlangsung hingga hari terakhir ujian nasional,” ujar AKP Syahruddin Tanjung, Senin (14/4/2014).
 
Sedangkan di Kecamatan Tebingtinggi Timur (3T), Camat Helfandi SE MSi dan tim, Senin (14/4/2014) pagi meninjau sejumlah sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat. Dari pantauan di lapangan, ada dua sekolah yang digabungkan menjadi satu dalam pelaksanaan UN.
 
“Kita bersama jajaran UPTD Dikbud Kecamatan dan tim melakukan pemantauan dan peninjauan pelaksanaan UN di Kecamatan kita, seperti di SMAN 4 Nipahsendanu,” ungkap Helfandi.
 
Disampaikan Helfandi pula, di SMAN 4 itu ada 2 sekolah yang digabungkan, yaitu SMA 5 Tanjung Gadai dan SMA 4 digabungkan menjadi 1 di SMAN 4, karena menurut info kepala sekolahnya memang itu harus digabungkan.
 
Sedangkan untuk jumlah siswa kelas XII yang Ada trdapat  65 siswa dari SMA 4 dan SMA 11, sedangkan untuk MA Darunnaim Sungaitohor sebanyak 21 orang siswa/i bergabung di  MAN Selatpanjang.
 
“Tentunya harapan saya proses ujian berjalan aman dan lancar Jangan sampai ada kecurangan dan hasil UN tersebut diharapkan sangat memuaskan serta memperoleh kelulusan 100 persen. Saya yakin semua proses UN berjalan sesuai yang diharapkan, karena di Kecamatan ini terdapat pengamanan baik dari pihak Kepolisian maupun tim pemantau independen,” tambah Helfandi pula.
 
Kemudian Helfandi juga mengingatkan pelaksana UN di Kecamatan 3T jika terdapat hambatan dalam proses tersebut segera menghubungi pihak kabupaten. Ia mengharapkan jangan sempat anak-anak terhambat oleh persoalan lembaran soal ujian atau lembar jawaban yang tidak cukup. (Rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com